Breaking News:

Penggelapan Motor di Lampung Tengah

Ini Alasan Pria Pengangguran di Lampung Tengah Gelapkan Motor Teman

Guna penyidikan lebih lanjut, Trisno saat ini mendekam di tahanan Mapolsek Terbanggi Besar. Ia dijerat pasal 378 KUHPidana dan pasal 372 KUHPidana.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
Ilustrasi. Trisno (35), warga Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, diamankan polisi karena menggelapkan motor temannya. 

"Saya kenal dia sudah lama. Makanya saat saya pulang ke rumah ibu saya di Bandar Jaya dan ketemu dia saya gak ada curiga sedikit pun," terang Yunus.

Saat itu, Trisno mendatangi rumah ibu korban.

Ia meminjam motor dengan alasan mau ke warung.

"Dia bilangnya mau ke warung sebentar, pinjam motor saya, jadi saya pinjamkan. Tapi setelah itu Trisno dan motor saya tak kunjung kembali," ujarnya.

"Saya datangi rumahnya tapi dia tidak ada. Katanya (keluarga pelaku) dari hari kejadian itu dia belum pulang ke rumahnya. Dari situ saya melapor ke pihak kepolisian," tandasnya.

Polisi juga menangkap Yadi (27), warga Kampung Candi Rejo, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, yang diduga menjadi penadah motor hasil curian.

Yadi diamankan di rumahnya berkat keterangan Trisno.

"Pelaku Yadi berperan sebagai penadah motor dari pelaku Trisno. Maka dari itu kami amankan juga Yadi untuk dimintai keterangannya," ujar Kapolsek Terbanggi Besar AKP Made Silva Yudiawan.

Yadi lalu menjual motor tersebut kepada orang lain.

"Pelaku Yadi kami jerat dengan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved