Breaking News:

Bandar Lampung

Vaksinasi Lampung Meroket, dari Posisi Terbawah ke Urutan 18 se-Indonesia

Berdasarkan data dilansir dari vaksin.kemkes.go.id pada 20 Oktober 2021 pukul 20.00 WIB, capaian vaksinasi Lampung dosis 1 telah mencapai 41,51 persen

Editor: Reny Fitriani
Kompas.com
Ilustrasi - Vaksinasi Lampung Meroket, dari Posisi Terbawah ke Urutan 18 se-Indonesia 

Sebab untuk target vaksinasi di Kabupaten Tanggamus sebanyak 943.444 orang. Dan kini sudah tercapai 159.818 orang.

"Secara keseluruhan capaian vaksinasi dari target 943.444 dosis di Kabupaten Tanggamus dan hingga saat ini telah tercapai sebanyak 159.818 dosis," Yusuf.

Ia mengaku, untuk mensukseskan vaksinasi, Polres Tanggamus sudah melibatkan organisasi masyarakat dan organisasi pemuda, serta para relawan dari berbagai komunitas.

"Tentunya sangat dibutuhkan dukungan semua unsur terkait. Sehingga sampai akhir Desember 2021 dapat tercapai 100 persen," kata Yusuf.

Selanjutnya untuk stok vaksin yang ada di Tanggamus yakni, stok dari Polres Tanggamus ada 5.341 dosis dengan merek vaksin Astra Zeneca. Lalu Dinas Kesehatan miliki 17.595 dosis untuk merek Sinovac dan merek Moderna ada 1.148 dosis. Lalu Kodim 0424 Tanggamus ada 3.207 dosis dengan merek Sinovac.

Jaga Kesehatan

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Desti Mega Putri mengimbau agar para peserta vaksinasi Covid-19 menjaga kondisi kesehatan sebelum pelaksanaan vaksinasi.

"Kondisi fisik harus diperhatikan minimal satu hari sebelum jadwal pelaksanaan vaksin," katanya.

Peserta vaksin harus istirahat cukup dan makan-makanan cukup serta bergizi.

"Kemudian, diingatkannya agar proses screening dijawab berdasarkan kondisi calon peserta vaksinasi," ujar dia.

Ia menjamin vaksinasi tetap aman untuk dilaksanakan.

Ia pun optimistis, target sasaran vaksinasi akan tercapai sebelum pergantian tahun sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

"Kita tetap optimistis, percepatan proses vaksinasi tetap digencarkan dan diperluas," kata dia.

Adapun target vaksinasi ialah 875.285 orang. Sasaran vaksinasi terdiri dari tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok usia lanjut (lansia), masyarakat umum, kelompok usia remaja, dan vaksinasi gotong royong.

Untuk diketahui, seorang siswi SMA pingsan seusai mengikuti vaksinasi massal di Graha Bintang, Universitas Mahalayati, Bandar Lampung, kemarin.

Siswi SMA Negeri 7 Bandar Lampung ini tiba tiba jatuh pingsan setelah menerima dosis suntik vaksin tahap dua.

Waka Kesiswaan SMA Negeri 7 Bandar Lampung, Kuswan mengatakan, siswanya yang pingsan setelah divaksin lantaran belum sarapan pagi.

Padahal, menurut Kuswan, pihak sekolah telah menyampaikan kepada siswa siswi yang hendak mengikuti vaksin agar sarapan terlebih dahulu.

Kuswan menyatakan siswanya yang sempat pingsan itu sudah menerima penanganan secara medis.

Vaksinasi massal dan bakti sosial di Universitas Mahalayati, Bandar Lampung diselenggarakan oleh alumnus AKABRI 1999 (bASe99) ini dihadiri Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto beserta PJU Polda Lampung.

"Untuk hari ini kami menyediakan 3.000 dosis vaksin untuk pelajar, mahasiswa dan masyarakat sekitar," kata Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno.

Hendro menambahkan, percepatan vaksinasi massal ini diharapkan dapat membentuk herd Immunity. Oleh karena itu, menurut Hendro pihaknya terus berkomunikasi dengan pemerintah untuk tambahan dosis vaksin.

"Insya Allah November nanti, capaian angka herd Immunity di Lampung sudah tinggi," kata Hendro.

(Tribunlampung.co.id/soma/domi/tri/joviter)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved