Breaking News:

Lampung Utara

Kakek di Lampung Utara Dicokok Polisi Usai Rudapaksa Anak di Bawah Umur

BJ (60) seorang kakek warga Desa Baru Raharja Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara tega merudapaksa bocah yang masih berusia 9 tahun.

Penulis: anung bayuardi | Editor: Reny Fitriani
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi
Ilustrasi - Kakek di Lampung Utara Dicokok Polisi Usai Rudapaksa Anak di Bawah Umur 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - BJ (60) seorang kakek warga Desa Baru Raharja Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara tega merudapaksa bocah yang masih berusia 9 tahun.

Akibat perbuatannya, pria paruh baya tersebut dicokok polisi.

Terkuaknya peristiwa tak senonoh ini, bermula dari kecurigaan saksi Abas keponakan BJ yang memergoki sang kakek keluar melalui pintu belakang rumahnya bersama korban Bunga (bukan nama sebenarnya) pada Minggu (17/10/2021) sekitar pukul 19.30 Wib.

Kemudian, saksi mengantar korban pulang ke rumah orangtuanya MN warga RW 001 Desa Bangun Raharja.

Beberapa waktu sebelumnya, kejadian serupa juga pernah dilihat oleh saksi Abas.

Saat korban tiba di rumah, karena khawatir terjadi apa-apa dengan putrinya, orangtua korban MN bertanya apa yang telah terjadi.

Korbanpun menceritakan perbuatan asusila sang kakek terhadap dirinya, mendengar pengakuan tersebut, MN langsung melaporkan ke Polisi.

Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Eko Rendi Oktama membenarkan telah menerima laporan orang tua korban LP/ 1414/ B/ X/ 2021/ SPKT/ Polres LU/ Polda Lampung dan telah mengamankan terduga pelaku BJ.

“Saat ini penyidik di PPA Satuan Reskrim Polres Lampura, masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka pencabulan anak dibawah umur,” katanya.

Kakek BJ masih menjalani pemeriksaan.

Pengakuan sementara, alasansang kakek tega merudapksa bocah itu, lantaran tidak kuat menahan napsu bejatnya terhadap korban.

Eko menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (17/10) sekitar pukul 19.30 wib di rumah terduga pelaku.

Pelaku ditangkap oleh Kanit PPA dan anggota dibantu warga pada Selasa (19/10) sekitar pukul 22.00 wib di depan rumahnya, Desa Baru Raharja saat ianya sedang menunggu travel diduga hendak melarikan diri.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU RI No 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang Undang.

(Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved