Breaking News:

Metro

WHO Sebut Fasilitas Kesehatan di Indonesia Belum Akomodasi Penyandang Disabilitas

Dijelaskannya, WASH sangat penting untuk melindungi kesehatan manusia selama wabah penyakit menular seperti Covid-19, diare dan lainnya.

Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak
Workshop peningkatan kualitas dan layanan fasilitas air sanitasi dan kebersihan puskesmas di Idea Hotel Metro, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - World Health Organization (WHO) menilai kualitas dan fasilitas atau WASH pada layanan di fasilitas kesehatan masih buruk.

National Officer for Environmental Health WHO Indonesia Indah Deviyanti mengatakan, secara global akses layanan WASH mendasar di fasilitas kesehatan seperti puskesmas di Indonesia masih buruk dan belum mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas.

"Jangan menyebut fasilitas pelayanan kesehatan jika tidak tersedia air sanitasi dan higiene," ujarnya saat workshop penyusunan indikator peningkatan kualitas dan layanan fasilitas air sanitasi dan kebersihan Puskesmas di Idea Hotel Metro, Jumat (22/10/2021).

Dijelaskannya, WASH sangat penting untuk melindungi kesehatan manusia selama wabah penyakit menular seperti Covid-19, diare dan lainnya.

Baca juga: Kolonel Inf Romas Herlandes Apresiasi Keberanian Penyandang Disabilitas untuk Divaksin di Makodim

Penyediaan WASH juga harus dapat diakses oleh siapa pun di seluruh fasilitas kesehatan.

Devi menambahkan, perlu peran serta masyarakat untuk memberikan masukan kepada penyelenggara layanan dalam peningkatan fasilitas dan kualitas layanan WASH di fasilitas kesehatan.

"WASH Fit bisa bersama-sama digunakan oleh tenaga kesehatan dan masyarakat yang tergabung dalam tim untuk mendapatkan gambaran penyediaan fasilitas. Sehingga hasilnya bisa menjadi dasar dalam peningkatan kualitas layanan dan fasilitas," imbuhnya.

Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati selalu penanggung jawab kegiatan menyampaikan, workshop merupakan rangkaian dari kegiatan program WASH in HCF (water sanitation and higiene in health care facilities) di Kota Metro.

"Ini bertujuan untuk membuka pemahaman dan meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat dan tenaga kesehatan dari puskesmas yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) WASH di Kota Metro tentang pentingnya peningkatan layanan fasilitas air sanitasi dan kebersihan yang Inklusif dan bisa diakses oleh siapa pun," ungkapnya.

Sementara Kabid Kesehatan Masyarakat Diskes Metro Sri Mintarti menyampaikan, puskesmas merupakan garda terdepan tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Keberadaan puskesmas perlu mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat dan para pihak lainnya.

"Untuk menjaga dan meningkatkan layanan dan fasilitas puskes, peran serta masyarakat sangat diperlukan agar pelayanan dan fasilitas selalu prima. Khususnya dalam peningkatan layanan fasilitas air sanitasi dan kebersihan. Masyarakat diharapkan bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga harus berperan dalam upaya menjaga dan memelihara," tuntasnya.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved