Breaking News:

Lampung Selatan

Polres Lampung Selatan Dapat Penghargaan dari KLKH-RI

- Polres Lampung Selatan menerima penghargaan atas pencapaiannya selama ini menggagalkan kasus penyelundupan hewan atau satwa liar.

Tribunlampung.co.id / Dominius
Polres Lampung Selatan menerima penghargaan atas pencapaiannya menggagalkan kasus penyelundupan hewan atau satwa liar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Polres Lampung Selatan menerima penghargaan atas pencapaiannya selama ini menggagalkan kasus penyelundupan hewan atau satwa liar dan dilindungi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK-RI) dalam hal ini diwakilkan oleh Ditjen Gakum KLHK-RI.

Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Kapolda Lampung Irjen Polisi Hendro Sugiatno, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin dan Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni Lampung Selatan Ridho Rafika.

Kegiatan pemberian penghargaan yang berlangsung di Aula Mapolres Lampung Selatan, Jumat ( 22/10/2021).

Pemberian penghargaan tersebut juga dihadiri oleh Dirjen Gakum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Rasio Rhido Sani, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi.

Baca juga: Sidang Putusan Terdakwa Pembawa Satwa Liar, Kejari Kalianda Pertimbangkan Banding

Kepala Kejari Kalianda Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati, Kalapas Kelas II A Kalianda, Lampung Selatan Tetra Destorie perwakilan Kodim 0421 Lampung Selatan

Dirjen Gakum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Rasio Rhido Sani memberikan ucapan selamat kepada jajaran polisi di Polres Lampung Selatan yang berhasil menggagalkan penyelundupan hewan atau satwa liar dan dilindungi.

"Terimakasih kepada jajaran polisi di Polres Lampung Selatan sudah membantu kami untuk melinduingi satwa atau tumbungan liat maupun yang dilindungi tersebut. Yaitu dengan cara menggagalkan penyelundupan hewan atau satwa tersebut," katanya.

"Karena keberlangsungan hidup satwa atau tumbuhan yang dilindungi tersebut bukan hanya menjadi perhatian khusus oleh Kementerian LHK RI. Namun juga menjadi perhatian khusus oleh berbagai kalangan, di antaranya Komisi IV DPR RI," jelasnya.

Ia menjelaskan, karena hewan atau tumbuhan tersebut menjadi satu unggulan bangsa Indonesia.

"Satwa ataupun tumbuhan eksotik yang dimiliki oleh Negara Indonesia itu, tidak banyak terdapat di negara lain. Hanya ada di Indonesia. Dan ancaman pembunuhan, terhadap satwa atau tumbuhan yang dilindungi tersebut merupakan kejahatan luar biasa," katanya

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved