Breaking News:

Pemerasan di Lampung Tengah

Pelaku Pemerasan di Lampung Tengah Kedapatan Bawa Laduk

Saat ditangkap di kawasan Pasar Tias Bangun, pelaku kedapatan membawa satu bilah senjata tajam jenis laduk.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Kompas Megapolitan
Ilustrasi. Saat ditangkap di kawasan Pasar Tias Bangun, pelaku kedapatan membawa sebilah senjata tajam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Saat ditangkap di kawasan Pasar Tias Bangun, pelaku kedapatan membawa satu bilah senjata tajam jenis laduk.

Menurut keterangan Kapolsek Padang Ratu Kompol Muslikh, pelaku Mad dikenakan pasal 1 ayat 2 UU Darurat NoMor 12 Tahun1951 dengan ancaman hukuman 10 sampai 12 tahun penjara.

Saat beraksi, pelaku juga mengancam korban Eman dengan menggunakan senjata tajam.

“Untuk mempertanggungjawabkan aksi pemalakan dan pemerasan terhadap korban Eman, pelaku Mad dikenakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun penjara," terang Kompol Muslikh.

Baca juga: BREAKING NEWS Polsek Padang Ratu Tangkap Pemerasan Pengendara Motor

Polsek Padang Ratu menangkap seorang pelaku pemerasan dan pemalakan terhadap seorang pengendara di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian.

Pelaku Mad (47), warga Kampung Tanjung Kemala, telah terbukti melakukan pemalakan dan pemerasan terhadap korban Eman (57), warga Kampung Payung Mulya, Kecamatan Pubian, Jumat (8/10/2021) lalu sekitar pukul 10.00 WIB.

Setelah korban melapor aksi pemalakan dan pemerasan itu, Senin (11/10/2021) lalu kepada pihaknya, Mad ditangkap saat sedang nongkrong di Pasar Tias Bangun, Jumat (15/10/2021) lalu.

"Modus pelaku (memalak) dengan meneriaki korban yang tengah melintas dengan mengendarai sepeda motor. Pelakun berteriak berpura-pura memberitahu kalau tas korban terjatuh," kata Muslikh, Minggu (24/10/2021).

Mendengar teriakan pelaku, korban berhenti dan turun dari motornya.

Namun, ternyata itu dijadikan kesempatan pelaku melancarkan aksinya.

"Saat itulah pelaku langsung memalak korban dengan cara menarik kantong celana korban. Setelah mendapat uang dari korban, pelaku langsung pergi meninggalkan korban," jelasnya.

( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved