Breaking News:

Tulangbawang Barat

Hilangkan Stigma Negatif Vaksin, Sekkab Tulangbawang Barat Minta Jajaran Gencarkan Sosialisasi

Hal itu ditegaskan Novriwan ketika memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan PPKM berbasis mikro serta pelaksanaan dan capaian vaksin di Tuba

Dok Pemkab Tulangbawang Barat
Sekretaris Kabupaten Tulangbawang Barat Novriwan Jaya memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan PPKM berbasis mikro di ruang rapat Bupati Tubaba, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG BARAT - Sekretaris Kabupaten Tulangbawang Barat Novriwan Jaya mengingatkan seluruh jajaran terkait pelaksanaan vaksinasi saling berkoordinasi dan menyamakan data pencapaian vaksin.

Baik data secara manual maupun data secara online yang ada di daerah dengan provinsi.

Itu penting untuk mengetahui data sesungguhnya terkait pencapaian vaksinasi di masyarakat.

Hal itu ditegaskan Novriwan ketika memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan PPKM berbasis mikro serta pelaksanaan dan capaian vaksin di Tubaba.

Baca juga: Vaksinasi Lansia Masih Rendah, Penyebab Tanggamus Masuk Level III PPKM

Rapat berlangsung di ruang rapat Bupati Tubaba, Senin (25/10/2021).

Novriwan juga mengingatkan jajarannya untuk terus menggencarkan sosialisasi vaksinasi Covid-19.

Pasalnya, animo masyarakat terhadap vaksin akhir-akhir ini kurang baik.

"Jika tidak disosialisasikan dan diluruskan hal positif tentang vaksinasi, ke depannya dikhawatirkan akan mengurangnya keinginan masyarakat untuk melakukan vaksin," kata Novriwan.

Hal yang mesti disampaikan ke masyarakat, kata Novriwan, terkait reaksi yang dirasakan seusai vaksin yang memang sudah umum dirasakan semua orang.

Baca juga: Pemkab Tanggamus Lampung Masih PPKM Level III, Capaian Vaksinasi Covid-19 Masih Rendah

"Masyarakat harus tahu bahwa aksin yang bagus itu memang harus ada efeknya. Justru yang tidak ada efeknya itu harus kita pertanyakan," kata dia.

"Sebagai contoh, kita minum obat pun harus ada reaksinya. Atau anak bayi yang divaksin polio, cacar, setelahnya pasti ada efek demam. Justru itu yang bagus," paparnya.

Novriwan juga berharap TNI-Polri, para camat, pemerintahan tiyuh, dan dinas terkait agar ikut menyosialisasikan kepada masyarakat tentang efek dan cara kerja vaksin Covid-19.

"Jangan sampai tanggapan atau hal-hal yang tidak benar membuat keinginan masyarakat untuk vaksin menurun, bahkan sampai ketakutan," tegas Novriwan.

( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved