Otomotif

Info Mobil Terbaru, Tips Merawat Aki Basah Kendaraan Mobil Anda agar Tahan Lama

Aki menjadi komponen penting pada kendaraan mobil. Aki membutuhkan perawatan khusus agar tahan lama dan tidak mengalami masalah.

Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto
Ilustrasi Aki mobil di Home Accu Lampung, Sabtu (23/10/2021). Info Mobil Terbaru, Tips Merawat Aki Basah Kendaraan Mobil Anda agar Tahan Lama 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Aki menjadi komponen penting pada kendaraan mobil.

Karenanya, aki membutuhkan perawatan khusus agar tahan lama dan tidak mengalami masalah.

Berikut kami bagikan tips merawat aki basah pada mobil agar lebih awet dan tahan lama.

Aki berfungsi sebagai sumber listrik untuk mengoperasikan berbagai peranti elektronik pada mobil.

Adapun sejumlah komponen yang membutuhkan suplai listrik seperti lampu, AC, sound system, hingga wiper.

Dari sekian banyak jenis aki, aki basah paling mudah ditemukan.

Baca juga: Info Mobil, Harga Mobil Bekas Toyota Yaris Mulai dari Rp 110 Juta

Aki basah adalah aki yang berisi cairan asam belerang (sulfuric acid).

Di dalam aki ini terdapat cairan elektrolit atau air aki yang berupa asam sulfat.

Menurut Erik, karyawan Home Accu Lampung, Jalan Pulau Legundi, Sukarame, Bandar Lampung, perawatan aki basah harus dilakukan rutin dan berkala agar lebih awet.

"Air aki basah mengandung timah antimoni yang potensi penguapannya lebih besar, jadi harus rutin dicek air akinya," kata Erik, Sabtu (23/10/2021).

Erik menyarankan pengecekan atau pengisian ulang air aki secara berkala pada aki basah harus rutin dilakukan sekitar dua bulan sekali.

Namun jika mobil sering melakukan perjalanan jauh, maka perawatan secara berkala harus dilakukan 1 sampai 1,5 bulan sekali.

"Agar awet, biasakan cek air aki dua bulan sekali," ucap dia.

Baca juga: Info Mobil, Harga Mobil Bekas Honda Civic Turbo Mulai dari Rp 350 Juta

"Tapi kalau sering ke luar kota atau perjalanan jauh, lebib baik ganti air aki 1 sampai 1,5 bulan sekali," imbuhnya.

Pasalnya, jika air aki sudah tawar, maka akan lebih cepat menyebabkan kerusakan.

Erik mengatakan, masalah aki soak biasanya paling sering dijumpai karena pemilik mobil tidak melakukan pengecekan secara berkala.

"Yang paling sering bikin aki soak biasanya karena pemilik jarang cek air aki," ujar Erik.

Selain itu, memanaskan kendaraan sebelum digunakan merupakan salah satu faktor yang membuat awet aki mobil.

"Biasakan panaskan mesin mobil minimal 15 menit sebelum digunakan. Itu juga memengaruhi," pungkasnya.

Demikian tips perawatan aki basah pada mobil agar lebih awet dan tahan lama.

Atasi Suara Decitan Pada Kaki Mobil

Suara decitan pada kaki mobil ini ini tentu sangat mengganggu kenyamanan saat berkendara.

Tahukah anda apa penyebab bunyi pada kaki mobil saat sedang berkendara?

Berikut ini penjelasan dari bengkel Dian Abadi Jaya, yang belokasi di Jl. Ki Maja, Way Halim, Bandar Lampung.

Menurut Ahmad Jayadi, kepala mekanik Bengkel Dian Abadi Jaya, bunyi pada bagian kaki-kaki mobil dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Biasanya, hal itu terjadi karena pemilik mobil jarang melakukan pengecekan rutin terhadap kendaraan miliknya.

"Penyebabnya ada banyak faktor, bisa karena Tie Rod, atau shock juga," kata Ahmad Jayadi.

Tie rod end sendiri merupakan ujung dari sistem steering pada mobil yang berfungsi sebagai engsel agar bagian power steering dengan roda bisa tetap fleksibel.

Jika bagian ball joint di tie rod end sudah rusak atau lemah, maka akan menimbulkan suara yang menggangu.

Bahkan jika tetap dibiarkan, kerusakan ini dapat berakibat pada kerusakan yang lebih parah pada bagian kaki-kaki penopang mobil. 

"Biasanya kalo Tierodnya bermasalah, suara itu muncul saat setil dibelokkan, atau saat di tikungan," ungkap Ahmad Jayadi.

"Solusinya harus diganti," lanjutnya.

Selain Tie Rod End, komponen lain yang bisa menimbulkan suara tidak nyaman adalah Shock Absorber.

Fungsi utama dari shock absorber sendiri yaitu sebagai peredam guncangan berlebih pada mobil. 

"Shock juga berpengaruh, biasanya kalo shock sudah mati suaranya timbul saat melewati jalan berlubang atau polisi tidur," kata Ahmad.

Baca juga: Info Mobil Terkini, Berikut Tips Perawatan Aki Basah

Bagian selanjutnya adalah wheel bearing atau bearing roda yang terletak pada sambungan koneksi poros roda yang berputar dengan knuckle arm. 

Adapun fungsi utamanya adalah menjaga agar tidak ada gesekan langsung saat roda berputar. 

Namun, jika bagian ini bengkok atau hancur, maka akan ada bunyi aneh yang terdengar oleh pengemudi.

"Bisa juga karena bearing rodanya bengkok atau rusak," kata Ahmad.

Sementara itu, Ahmad menyarankan melakukan pengecekan dan perawatan rutin kepada pemilik mobil agar selalu terasa nyaman saat berkendara.

"Baiknya pemilik mobil melakukan pengecekan (perawatan) rutin tiap 10.000 km," jelas Ahmad.

Itulah beberapa faktor penyebab bunyi pada bagian kaki mobil saat berkendara. ( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved