Breaking News:

Peparnas 2021

3 Atlet Tenis Meja Disabilitas Kecewa Batal Tampil di Peparnas XVI Papua

Sebanyak tiga atlet tenis meja Lampung kecewa karena batal tampil pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua, 2-15 November 2021.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Tiga atlet tenis meja Lampung melakukan aksi tabur bunga di Hanoman, Bandar Lampung, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak tiga atlet tenis meja Lampung kecewa karena batal tampil pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua, 2-15 November 2021.

Mereka pun mempertanyakan kebijakan Dispora Lampung dan National Paralympic Committee (NPC) Lampung.

Hal tersebut disampaikan Sukiatno di sela berlatih di daerah Hanoman, Bandar Lampung, Rabu (27/10/2021).

Dia menyayangkan keputusan Dispora tidak mengirim atlet tenis meja ke Peparnas.

Baca juga: Sulit Dapat Pekerjaan, Mantan Atlet Lampung Selatan Bantu Ibu Bertani untuk Menyambung Hidup

Apalagi atlet tenis meja disabilitas Lampung kerap mendapatkan medali dalam setiap pergelaran Peparnas.

"Awalnya ada anggaran Rp 1,2 miliaran untuk keberangkatan Peparnas tahun 2021. Tetapi hanya Rp 100 juta untuk semua cabor," kata Sukiatno.

Dari 12 cabor yang dipertandingkan di Peparnas, Lampung sedianya mengirim atlet dari empat cabor, yakni renang, atletik, tenis meja, dan boccia.

"Kami ini satu rombongan sering membawa medali. Sebelumnya pada Peparnas 2016 saya dapat medali perunggu," jelas pria asal Lampung Timur ini.

Selain Sukiatno, ada dua atlet lain tenis meja lainnya yang tidak berangkat ke Papua.

Baca juga: Pengakuan Suami Istri Beli Bayi Harga Rp 5 Juta, 10 Tahun Nikah Tak Punya Anak

Mereka adalah Zulfikar (Tanggamus) dan Akom (Bandar Lampung).

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved