Berita Terkini Nasional

Mobil Avanza yang Digunakan untuk Angkut Sapi Curian Ternyata Milik Anggota Polisi

Terungkap fakta, mobil Avanza yang digunakan untuk mencuri sapi ternyata milik anggota polisi.

Editor: taryono
Tribunlampung.co.id / Deni Saputra
Ilustrasi borgol. Terungkap fakta, mobil Avanza yang digunakan untuk mencuri sapi ternyata milik anggota polisi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kasus pencurian sapi di Provinsi Maluku.

TKP di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Terungkap fakta, mobil Avanza yang digunakan untuk mencuri sapi ternyata milik anggota polisi.

Namun anggota polisi ini tak ada sangkut pautnya dengan aksi itu mengingat mobil Avanza bernomor polisi B 1384 NOK biasa disewa.

Kapolsek Wahai AKP Yamin Selayar mengatakan, memang dari informasi yang kami peroleh mobil itu benar milik seorang anggota polisi di Bula tapi itu mobil rental yang biasa disewakan, jadi tidak ada kaitan dengan polisi itu.

"Minibus itu masih ditahan sebagai barang bukti kasus pencurian sapi di dusun Mandiri, Desa Leawai, kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah itu," kata Yamin kepada TribunAmbon.com via Telepon, Jumat (29/10/2021).

Baca juga: Pelaku Pencurian Laptop di SDN Lampung Utara Dibekuk saat Berada di Rumah Mertua

Kapolsek telah menugaskan anggotanya untuk mengembangkan kasus tersebut dengan mendatangi pemilik mobil di Kota Bula dan telah berkoordinasi dengan Polres Seram Bagian Timur.

"Saat ini kami sudah menugaskan anggota untuk memeriksa pemilik rental dan mencari tahu siapa pengguna terakhir yang menggunakan mobil itu," ujar Kapolsek.

Dia menginformasikan, berdasarkan data polres SBT yang ia peroleh, ada dugaan pelaku adalah seorang buron yang namanya tercantum dalam list DPO Polres SBT dengan kasus yang sama yakni pencurian.

 "Berdasarkan biodata spesimen tersangka di SBT yang saya dapatkan di sana, itu ada namanya juga," ujarnya.

Meski sudah indikasi yang mengarah ke siapa pelaku yang menggunakan mobil tersebut, namun pihaknya tidak bisa gegabah membenarkan hal tersebut, karena harus ada bukti yang kuat untuk membenarkan informasi tersebut.

"Kita belum cukup bukti itu. Karenanya kita akan selidiki lagi lebih jauh," jelasnya.

Baca juga: Nasib Kapolsek Parigi Moutong yang Diduga Nodai Anak Tersangka Pencurian, Dipecat

Sementara itu seluruh barang bukti kini masih diamankan di Mapolsek Wahai.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved