Breaking News:

Kecelakaan di Tol Lampung

Mobil Travel Kecelakaan di Tol Lampung, Drainase Rusak 15 Meter

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra mengatakan, mobil tersebut sudah dievakuasi.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Sebuah mobil travel Toyota Hi Ace bernomor polisi BE 7388 AD mengalami kecelakaan tunggal akibat pecah ban di Tol Lampung, tepatnya Jalur A Km 101+900, Sabtu (23/10/2021) pukul 13.15 WIB. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil travel menimbulkan kerusakan pada drainase sepanjang 14 meter.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra mengatakan, mobil tersebut sudah dievakuasi.

"Akibat kecelakaan tersebut, drainase Jalan tol rusak sepanjang 14 meter. Saat ini mobil sudah dievakuasi dari jalan agar tidak mengganggu pengendara lainnya," kata Edwin.

Edwin memgatakan, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 70 juta.

Baca juga: BREAKING NEWS Kecelakaan di Tol Lampung, Mobil Travel Terguling akibat Pecah Ban

"Mobil Toyota Hi Ace Minibus bernomor polisi BE 7388 AD tersebut mengalami kerusakan berat pada panel bodi samping kiri, kap atas, dan panel pintu belakang," jelas dia.

Sebuah mobil travel Toyota Hi Ace bernomor polisi BE 7388 AD mengalami kecelakaan tunggal akibat pecah ban di Tol Lampung, tepatnya Jalur A Km 101+900, Sabtu (23/10/2021) pukul 13.15 WIB.
Sebuah mobil travel Toyota Hi Ace bernomor polisi BE 7388 AD mengalami kecelakaan tunggal akibat pecah ban di Tol Lampung, tepatnya Jalur A Km 101+900, Sabtu (23/10/2021) pukul 13.15 WIB. (Dok Polres Lampung Selatan)

Lalu kaca depan, kaca samping kanan kiri, dan kaca belakang juga pecah.

Edwin mengatakan, kondisi jalan saat itu sedang diguyur hujan.

Pandangan bebas dan tidak terhalang.

"Kondisi jalan saat itu sedang diguyur hujan, pandangan bebas tidak terhalang. Jalan berupa beton rigid dalam kondisi baik. Jalan dua jalur dipisahkan beton pembatas," imbuhnya.

Baca juga: Polisi Meninggal Kecelakaan Terjepit Truk, Diduga Gara-gara Sopir Menelepon Istrinya

"Masing-masing jalur terbagi dua lajur. Masing-masing lajur dipisahkan marka jalan berupa garis terputus. Jalan menikung ke kiri, tidak terdapat guardrail," pungkasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved