Apa Itu
Apa Itu Magnet
Berikut penjelasan mengenai apa itu magnet, termasuk sifat, jenis, dan bentuk magnet.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bagi sebagian orang, magnet digunakan sebagai hiasan pada kulkas. Namun, apa itu magnet?
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), magnet adalah setiap bahan yang dapat menarik logam besi.
Bentuknya beragam, ada yang berbentuk batang, batang, jarum, dan lain-lain.
Dilihat secara etimologi, magnet berasal dari bahasa Yunani, yaitu magnitis lithos yang berarti batu Magnesian.
Magnesian atau Magnesia merupakan sebuah kota di wilayah Yunani.
Baca juga: Apa Itu Iklim, Berikut Penjelasannya
Namun, kini nama kota tersebut berubah menjadi Manisia yang berada di wilayah Turki.
Pengambilan nama magnet yang memuat nama kota Magnesian disebabkan karena saat zaman prasejarah berlangsung, ada banyak batuan yang mengandung magnet di wilayah itu.
Sifat magnet
Dikutip dari Bobo Grid, terdapat beberapa sifat magnet, di antaranya:
1. Bisa menarik benda tertentu
Baca juga: Apa Itu Kubus dan Rumusnya dalam Matematika
Magnet diketahui dapat menempel pada logam besi. Akan tetapi, jika didekatkan pada benda berbahan lain, sifat magnet yang dapat menarik benda tertentu belum tentu bisa terjadi.
Benda yang bisa ditarik oleh magnet disebut benda magnetik. Contoh benda magnetik adalah besi, baja, nikel, dan kobalt.
2. Punya dua kutub
Sama seperti Bumi, magnet juga punya dua kutub yang berlawanan, yaitu kutub utara dan kutub selatan.
Kutub magnet biasanya terletak pada ujung magnet yang menyimpan kekuatan magnet paling besar.
3. Kutub yang berbeda saling menarik, kutub yang sama saling menolak
Mengingat magnet memiliki dua kutub yang berbeda, hal tersebut akan menimbulkan sifat magnet yang ketiga.
Sifat tersebut adalah jika ada dua magnet dan coba didekatkan, maka secara otomatis kutub yang berlawanan akan saling menarik.
Lain hal jika kita mendekatkan magnet dengan dua kutub yang sama, maka keduanya akan saling menolak.
Singkatnya, kutub selatan magnet akan menarik kutub utara magnet.
4. Gaya magnet bisa menembus penghalang
Jika kedua magnet yang berlawanan didekatkan, mereka akan saling menarik meskipun diberi penghalang di antara keduanya.
Hal itu karena magnet memiliki gaya magnet yang memungkinkan keduanya tetap saling menarik walaupun terhalang benda lainnya.
Namun kekuatan ini akan berkurang ketika penghalangnya semakin tebal. Hal itu karena gaya magnet yang bekerja akan semakin kecil.
Selain ketebalan penghalang, kekuatan magnet juga penting. Semakin besar kekuatan magnet maka akan semakin kuat menarik walaupun terhalang penghalang yang tebal.
Jenis magnet
Ada beberapa jenis magnet yang umum dikenal, di antaranya:
a. Magnet Alami
Biasanya magnet alami berupa batuan. Sifat kemagnetannya lebih permanen dan lebih susah untuk hilang.
Magnet ini saat ditemukan sudah memiliki kemampuan untuk menarik benda disekitarnya tanpa mendapatkan campur tangan manusia atau terbentuk alami.
b. Magnet Buatan
Seiring perkembangan zaman, manusia pun mulai mampu membuat magnet buatan.
Namun tidak semua benda dapat dibuat menjadi magnet.
Benda yang memiliki magnet elementer lah yang bisa dibuat menjadi magnet.
Berdasarkan bahannya, magnet buatan dibedakan menjadi 3 kelompok, di antaranya:
1. Feromagnetik
Ferromagnetik adalah bahan yang jika dibuat menjadi magnet maka sifat kemagnetannya sangat kuat.
Contoh dari feromagnetik adalah besi, baja, nikel, dan kobalt.
Selain kuat dijadikan bahan magnet, bahan-bahan tadi juga sangat kuat saat ditarik magnet.
2. Paramagnetik
Paramagnetik adalah bahan yang jika dibuat menjadi magnet maka sifat kemagnetannya lemah, dan tak bisa dibuat magnet.
Contoh dari feromagnetik adalah aluminium dan platina.
3. Diamagnetik
Diamagnetik adalah bahan yang tidak dapat dibuat menjadi magnet.
Hal itu karena pada bahan tersebut memang tak ada magnet elementer.
Bentuk magnet
Bentuk-bentuk magnet di antaranya:
a. Magnet batang
Magnet batang adalah magnet yang bentuknya batang atau seperti balok atau kubus yang kecil.
Magnet ini biasanya dipakai untuk kunci pintu pada lemari kaca dan kayu.
Selain itu juga bisa dipakai sebagai penutup benda lain, seperti kotak pensil, kotak hadiah, dan lain-lain
b. Magnet ladam
Magnet ladam dikenal juga dengan nama magnet tapal kuda karena bentuknya menyerupai tapal yang digunakan sebagai alas kaki kuda.
Kegunaan magnet U atau magnet tapal kuda adalah untuk mengangkat benda-benda magnetik
c. Magnet jarum
Magnet jarum memiliki bentuk magnet ini pipih, memanjang, dan ada ujung yang lancip.
Magnet jarum biasanya dipakai untuk membuat kompas berfungsi sebagai penunjuk arah mata angin.
d. Magnet silinder
Magnet silinder memiliki bentuk silinder ,bentuknya bulat dan pipih.
Kegunaan magnet silinder sebagian besar serupa dengan kegunaan magnet batang.
Magnet ini digunakan untuk kunci pintu pada lemari kaca dan kayu.
e. Magnet cincin
Namanya juga magnet cincin jadi magnet cincin bentuknya menyerupai cincin.
Magnet ini memiliki bentuk lingkaran dengan lubang di tengahnya.
Magnet cincin digunakan untuk pembuatan pengeras suara, seperti speaker di radio, bioskop, ataupun ponsel.
Selain itu, magnet cincin juga dapat dimanfaatkan pada mesin motor listrik.
Baca juga: Apa Itu Peta, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Itulah rangkuman penjelasan mengenai apa itu magnet. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-magnet.jpg)