Breaking News:

Tulangbawang Barat

572 Perkara Perceraian di Tulangbawang Barat Masih Proses Sidang, Mayoritas Berusia Produktif

Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mencatat, saat ini masih ada 572 perkara perceraian yang masih dalam proses sidang.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
Shutterstock/Kompas.com
Ilustrasi - 572 Perkara Perceraian di Tulangbawang Barat Masih Proses Sidang, Mayoritas Berusia Produktif 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mencatat, saat ini masih ada 572 perkara perceraian yang masih dalam proses sidang.

Dari jumlah itu, mayoritas perempuan yang menggugat cerai berusia produktif atau masih muda.

Para calon janda dan duda ini masih harus menunggu keputusan dari pengadilan terkait gugatan mereka.

"Dari jumlah total 572 perkara yang ditangani terdiri dari cerai talak 137 perkara, dan cerai gugat 354 perkara. Artinya mayoritas yang mengajukan cerai adalah perempuan, berusia produktif," terang Humas PA Tubaba, M. Jimi Kurniawan, Rabu (03/11).

Artinya, kemungkinan angka perceraian di Tubaba selama kurun waktu dua tahun terakhir akan kembali bertambah lantaran masih ada 572 perkara yang masih proses sidang.

Perkara yang sudah diputus semenjak pandemi 2020 hingga Oktober 2021 ada 1.109 kasus. 

"Jadi saat ini masih ada 572 perkara diterima yang masih di proses dan akan diputus 2021 ini,” papar Jimi.

(Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved