Breaking News:

Pringsewu

Kejari Pringsewu Lampung Laksanakan Restorative Justice Terhadap Pelajar Terduga Penadah HP Curian

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu melaksanakan penegakkan hukum berdasarkan keadilan restoratif (Restorative Justice) terhadap pelajar.

Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B C
Kejari Pringsewu melaksanakan penyelesaian perkara tindak pidana umum berdasar keadilan restoratif, Rabu, 3 November 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGDEWU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu melaksanakan penegakkan hukum berdasarkan keadilan restoratif (Restorative Justice).

Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi mengungkapkan, penegakkan hukum berdasarkan keadilan restoratif terhadap perkara pidana yang disangka melakukan tindak pidana penadahan.

Yakni pelanggaran Pasal 480 Ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana maksimal empat tahun.

"Terdakwa berinisial R.A.S  berumur 18 tahun dan berstatus pelajar SMK," ujar Median mewakili Kajari Ade Indrawan dan Kasipidum Adi Sudiharto, Kamis, 4 November 2021.

Terdakwa, tambah dia, diduga melakukan penadahan atas satu unit handphone Oppo A9.  

Baca juga: Pemkab Mulai Bongkar Lahan Pelebaran Jalinbar Pringsewu Pekan Depan

HP itu dipergunakan oleh terdakwa sebagai sarana untuk melakukan kegiatan sekolah online atau daring.

Kata Ade Indrawan,  berdasarkan keadilan Restoratif dalam perkara tersebut maka dilakukan penyelesaian.

Dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil.

Yakni menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan. 

Penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restorative dilaksanakan dengan asas keadilan, kepentingan umum, proporsionalitas, pidana sebagai jalan terakhir, cepat sederhana dan biaya ringan.

Baca juga: PUPR Pringsewu Usul Perbaikan Gorong-gorong Pemicu Banjir ke P2JN

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved