Lampung Selatan
Harga Ikan di Lampung Selatan Naik, Akibat Hasil Tangkapan Nelayan Berkurang
Tangkapan nelayan berkurang mengakibatkan harga ikan di Lampung Selatan naik, nelayan enggan mencari ikan hingga ke tengah laut lantaran cuaca buruk.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Tangkapan nelayan yang berkurang mengakibatkan harga ikan di Lampung Selatan makin naik.
Sebagaimana diketahui tangkapan ikan berkurang lantaran para nelayan enggan mencari ikan hingga ke tengah laut.
Para nelayan takut adanya cuaca buruk angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan deras yang melanda Lampung Selatan beberapa bulan terakhir ini
Seorang pedagang di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Wati mengatakan semenjak cuaca buruk ikan menjadi mahal.
"Harga ikan agak tinggi. Kaya simba sekitar Rp 50-40 ribu sekarang, beda 5 ribu dari harga sebelumnya," katanya, Sabtu (6/11/2021).
Baca juga: KUA-PPAS APBD 2022 Lampung Selatan, Pendapatan Diproyeksi Rp 2,16 Triliun
"Kalau Ikan bawal, ikan mas harganya Rp 30 kg perkilonya. Kalau udang harganya Rp 70 ribu perkilo," Jelasnya
Wati mengatakan walau harga ikan sedang mahal dirinya tidak mengalami penurunan penjualan akibat tingginya harga ikan tersebut.
"Walaupun harga ikan sedang tinggi, tapi alhamdulillah ada aja yang beli," katanya
"Mudah-mudahan cuaca buruk ini cepat berakhir. Sehingga nelayan bisa kembali melait. Biar harga ikan dapat normal kembali," pungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tangkapan-nelayan-berkurang-berakibat-harga-ikan-di-lampung-selatan-makin-naik.jpg)