Breaking News:

Lampung Selatan

Dinkes Lampung Selatan Melakukan Penyuluhan Terhadap Korban Banjir Rob 

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Kristi Endarwati mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan.

Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Baru
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Kristi Endarwati mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan berupa obat-obatan dan melalukan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada korban banjir Rob di Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan melakukan penyuluhan terhadap korban banjir Rob di Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan.

Selain penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Dinkes Lampung Selatan juga memberikan bantuan berupa obat-obatan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan Kristi Endarwati menuturkan pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa obat-obatan kepada korban banjir Rob.

"Kemarin kita (Dinkes Lampung Selatan) bersama PSC 119 sudah turun ke lokasi banjir yang berada di Dusun Kuala Jaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi," katanya, Kamis (11/11/2021).

"Yang kita lakukan tentu melalukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan obatbkepada masyarakat terdampak banjir rob tersebut," jelasnya.

Baca juga: Polairud Polres Lampung Selatan Beri Bantuan Sembako kepada 350 KK Terdampak Banjir di Banjar Agung

Kristi mengatakan mengatakan, mayoritas penyakit yang diderita masyarakat adalah gatal-gatal kutu air.

"Kemarin kita sudah memberikan obat-obatan, salep, mulitvitamin," katanya

"Jadi untuk masyarakat yang kemarin terdampak namun tidak ada keluhan tetap kita berikan multivitamin juga," jelasnya.

Kristi mengimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir rob untuk bereperilaku hidup bersih dan sehat.

"Waktu kami berkunjung ke sana tidak ada masyarakat yang mengalami penyakit yang parah. Mereka hanya mengeluhkan penyakit kulit seperti gatal-gatal dan kutu air," katanya.

Baca juga: Balitbang Diminta Dorong Tiap OPD Temukan Data Lokus Stunting di Lampung Selatan

"Ya walaupun di daerahnya atau di tempatnya terdampak banjir atau terngenang air. Saya mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," pungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved