Breaking News:

Lampung Tengah

Hendak Jual Sabu di Tempat Hajatan, Warga Gunung Agung Lampung Tengah Ditangkap Polisi

Satuan Reserse Naroba Polres Lampung Tengah menangkap pengedar narkoba jenis sabu di tempat hajatan pernikahan, diduga hendak melakukan transaksi

Penulis: syamsiralam | Editor: Hanif Mustafa
Dok Polres Lampung Tengah
Pelaku Sarwan dan barang bukti sabu diamankan di Mapolres Lampung Tengah. Satuan Reserse Naroba Polres Lampung Tengah menangkap pengedar narkoba jenis sabu di tempat hajatan pernikahan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Satuan Reserse Naroba Polres Lampung Tengah menangkap pengedar narkoba jenis sabu di tempat hajatan pernikahan warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai.

Pelaku diketahui bernama Sarwan (32) Warga Kampung Gunung Agung ditangkap saat hendak melakukan transaksi di tempat hajatan pernikahan.

Penangkapan ini berkat laporan warga yang resah karena ada transaksi narkoba, Minggu (7/11/2021) lalu.

"Laporan warga itu kami tindaklanjuti dengan turun langsung ke lokasi, dan memantau keberadaan orang yang dimaksud," kata Kasatres Narkoba AKP Dwi Atma Yofie mewakili Kapolres AKBP Oni Prasetya, Sabtu (13/11/2021).

Saat dilakukan penangkapan sekitar pukul 00.00 WIB, kata Dwi Atma, pelaku sedang duduk di antara kursi, dan mencoba mengecoh petugas.

Baca juga: Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad Jemput dan Antar Siswa ke Sekolah

"Pelaku kami lakukan penggeledahan di bagian badannya, namun barang bukti yang kami cari tidak ditemukan di bagian badan dan pakaian pelaku," terangnya.

Namun, polisi akhirnya menemukan barang bukti lima paket kecil yang diduga sabu di dalam bungkus rokok yang diletakkan di bawah tempat pelaku duduk.

"Di dalam kotak rokok tersebut saat kami buka di dalamnya ada lima paket kecil sabu, dan siap untuk pelaku edarkan," jelas Dwi Atma Yofie.

Pengakuan pelaku Sarwan kepada penyidik Satres Narkoba Polres Lamteng, barang bukti serbuk kristal garam itu adalah milik seseorang yang dititipkan kepadanya.

"Saya cuma dititipkan dan disuruh menjual (barang bukti sabu) di situ (tempat hajatan warga)," ujar pelaku Sarwan.

Baca juga: SMK Maarif 1 Sendang Agung Lampung Tengah Kunjungi Tribun Lampung, Mengenal Langsung Jurnalistik

Selanjutnya, dari hasil penjualan sabu, pelaku Sarwan mendapatkan bagian uang. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap orang yang menitipkan sabu ke pelaku Sarwan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku Sarwan dijerat dengan Pasal 112 ayat ( 1 ) dan atau Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,

Di mana setiap orang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman dan atau setiap penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana hukuman selama 5 sampai 20 tahun penjara. ( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam ) 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved