Breaking News:

Universitas Lampung

Fakultas Teknik Unila Tanda Tangani PKS dengan CHC Navigation Shanghai

Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dalam Negeri dengan CHC Navigation Shanghai, di ruang sidang lan

ist
Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dalam Negeri dengan CHC Navigation Shanghai, di ruang sidang lantai 2 fakultas setempat, Kamis 11 November 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menandatangani Perjanjian Kerja Sama dalam Negeri dengan CHC Navigation Shanghai, di ruang sidang lantai 2 fakultas setempat, Kamis 11 November 2021.

Penandatanganan dilakukan Dekan Fakultas Teknik Unila Prof. Dr. Suharno, M.Sc., dan Direktur Sales Manager PT. Kesuma-CHSNav Gatot Trio Laksono di hadapan jajaran pimpinan fakultas, mahasiswa FT, dan Regional Sales Manager CHC Nav Shanghai Arief Yoga Pratama.

Naskah kerja sama yang tertuang dalam Surat Nomor 307/UN26.15/KS.00/2021 dan Surat Nomor: SP/KSM-SA/002/XI/2021 membahas lingkup kerja sama pengujian alat ukur GNSS Cors CHC Navigation P5E untuk Pekerjaan Pembangunan Stasiun Pemantau Penurunan Tanah Menggunakan Aplikasi Happy Monitoring.

Prof. Suharno mengatakan, kegiatan diadakan dalam rangka membangun negeri dengan meningkatkan kemampuan mahasiswa menggunakan teknologi navigasi. Kemerdekaan dalam belajar tak lepas dari program pemerintah, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), khususnya teknologi.

Dalam hal ini fakultas teknik berkesempatan memanfaatkan alat monitor penginderaan jauh dengan sarana teknologi pemantau penurunan tanah di wilayah DKI Jakarta. Ia berharap, semua pihak dapat saling mengambil manfaat dan terus meningkatkan inovasinya.

“Semoga kegiatan ini dapat saling meningkatkan inovasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan demi kebermanfaatan dan barokah,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Gatot Trio Laksono menguraikan kerja sama yang dilaksanakan merupakan lanjutan sejumlah kerja sama yang juga telah dilakukan di perguruan tinggi di Jawa mengenai pemanfaatan teknologi navigasi geospasial yang terus berkembang.

Tren saat ini, kata dia, teknologi sudah berbasis telemetri yakni penggunaannya dengan metode remote, sehingga meminimalkan kerugian dan kecelakaan kerja. Ia juga menegaskan, salah satu tujuan penggunaan alat-alat seperti ini yaitu zero accident, sehingga user dapat mendekati wilayah tertentu dengan lebih aman.

“Mudah-mudahan ini dapat bermanfaat bagi semua dan CHC Nav dapat terus mendapat masukan dalam pengembangannya ke depan,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved