Apa Itu
Apa Itu Reboisasi
Istilah reboisasi berkaitan dengan hutan. Namun apa itu reboisasi? Berikut penjelasan selengkapnya.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam kehidupan sehari-hari, istilah reboisasi bukanlah istilah asing. Namun, apa itu reboisasi?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), reboisasi adalah penanaman kembali hutan yang telah ditebang (tandus, gundul).
Selain itu, reboisasi juga dapat dimaknai dengan penghutanan kembali.
Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2002, reboisasi adalah upaya penanaman jenis pohon hutan pada kawasan hutan rusak yang berupa lahan kosong, alang-alang, atau semak belukar.
Reboisasi diperlukan agar ekosistem hutan tidak terganggu.
Baca juga: Apa Itu Hutan Kota
Saat ekosistem terganggu, hewan dan tumbuhan akan terdampak.
Bahkan hal tersebut juga akan memberikan dampak yang negatif untuk manusia.
Sebab, jika tidak melakukan penamaman kembali atau reboisasi, pasokan oksigen yang berasal dari tumbuhan akan berkurang.
Selama ini, pemerintah juga sudah membuat aturan mengenai pemanfaatan alam.
Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 35 Tahun 2002 tentang Dana Reboisasi, terdapat peraturan mengenai tebang pilih.
Baca juga: Apa Itu Hutan Hujan Tropis, Cek Bedanya dengan Hutan Tropis
Metode itu adalah Tebang Pilih Tanaman Indonesia (TPTI).
Dijelaskan di dalamnya, TPTI merupakan sistem silvikultur atau pengendalian sistem hutan yang meliputi penebangan dengan batas diametr dan permukaan hutan.
Sayangnya, masih banyak orang yang enggan mengikuti aturan tersebut.
Bahkan banyak pula yang tak melakukan reboisasi.
Padahal reboisasi memberikan manfaat bagi kehidupan makhluk hidup.
Fungsi hutan sebagaimana mestinya juga akan tetap terjaga.
Terlebih, hutan juga merupakan paru-paru dunia lantaran sumber penghasil oksigen terbesar.
Manfaat reboisasi
Jurnal Gerakan Penghijauan DAS Citarum Hulu di Desa Cikoneng Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, Universitas Padjadjaran dalam Bobo Grid Id memaparkan manfaat reboisasi.
1. Mencegah erosi
Melalui reboisasi, erosi atau pengikisan tanah akan berkurang.
Dengan begitu, manfaat orologis akan kembali.
Orologis merupakan kemampuan akar pohon untuk mencegah terjadinya erosi dan pengikisan tanah.
2. Mengembalikan air tanah
Penyimpana air pada pohon juga akan tetap terjaga saat reboisasi dilakukan.
Diketahui, pohon memiliki kemampuan untuk menyerap air hujan dalam jumlah yang besar.
Oleh karen itu, biasanya wilayah yang memiliki jumlah pohon yang besar pasti akan memiliki persediaan air tanah yang tak kalah besar.
3. Mengontrol suhu
Dengan melakukan penanaman kembali khususnya pada hutan gundul, hal tersebut akan membantu memperbaiki suhu di sekitar wilayah hutan.
Udara juga akan terasa lebih menyegarkan dan menyejukkan serta nyaman dihirup.
4. Mengembalikan rumah hewan
Hutan merupakan lingkungan yang menjadi tempat hidup banyak hewan.
Mengembalikan hutan kembali seperti semula sama saja dengan mengembalikan rumah bagi para satwa.
Cara ini juga bisa menjadi salah satu solusi untuk mencegah kepunahan beberapa jenis hewan.
5. Menyeimbangkan alam
Lingkungan yang baik haruslah seimbang antara buatan manusia dan alam.
Karena itu, keberadaan pohon, hewan, dan air haruslah seimbang.
Baca juga: Apa Itu Deforestasi
Itulah penjelasan mengenai apa itu reboisasi. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-reboisasi.jpg)