Bandar Lampung
Motor Mogok Jadi Sasaran Maling di Bandar Lampung, Pelaku Dorong Motor hingga ke Jalan
Sairofi (21) warga Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung tak menyangka motor custom Honda miliknya bakal hilang saat dititipkan di indekos temannya.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sairofi (21) warga Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandar Lampung tak menyangka motor custom Honda miliknya bakal hilang saat dititipkan di indekos temannya.
Motor warna merah dengan pelat nomor BE 6958 CS ini dititipkan di indekos temannya di area belakang kampus UIN Raden Intan, Sukarame, Bandar Lampung.
Motor tersebut dititipkan lantaran mogok dan kehabisan bensin.
Namun korban tak habis pikir, dalam kondisi seperti itu pelaku pencurian masih saja menyasar motor miliknya.
Berdasarkan penuturan Rizal (22) teman korban, kemungkinan motor tersebut dititipkan sejak Kamis (11/11) malam.
Korban baru mengetahui motornya hilang keesokan harinya Jumat (12/11) saat hendak mengambil motor tersebut.
"Sekitar jam 10 pagi sebelum solat Jumat, teman saya ini mau ngambil motornya. Tapi ternyata motor sudah hilang," kata Rizal, Minggu (14/11/2021).
Menurut Rizal, kondisi indekos pagi itu memang sepi.
Ditambah lagi motor dan pagar kosan tidak dikunci.
Namun ada salah satu penghuni kosan tersebut melihat, kemungkinan pelaku yang membawa motor tersebut.
Baca juga: Warga Bandar Lampung Keluhkan Harga Minyak Goreng Meroket
"Ada yang lihat katanya pagi itu datang dua orang. Mereka dorong motor keluar ke arah jalan," kata Rizal.
Rizal menambahkan, dari keterangan tetangga kosan itu menyebut ciri-ciri pelaku mengenakan celana jin hitam, tas selempang, dan penutup wajah atau masker.
Sayangnya di sekitar area indekos tidak terpasang kamera pengawas atau CCTV. "Kami sudah cari CCTV di sekitar, siapa tahu ada yang lihat," kata Rizal.
Menurut Rizal, upaya pencarian terus dilakukan korban termasuk membuat laporan resmi ke aparat kepolisian setempat.
Rizal mengungkapkan korban sempat mencari bantuan melalui forum media sosial Facebook.
Bahkan dari komentar warganet menyebut sempat melihat motor tersebut di wilayah Natar.
"Ada juga yang komen, lihat motor teman saya ini distep pakai motor. Karena kan motor teman saya ini posisinya mogok gak bisa jalan," kata Rizal.
Oleh karena itu, Rizal berharap aparat kepolisian bisa mengungkap pelaku pencurian motor temannya.
"Iya saya juga berharap bagi siapa saja yang melihat keberadaan motor itu bisa hubungi polisi terdekat," kata Rizal.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menyatakan telah menerima laporan dari korban.
Menurut Warsito, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laporan yang dibuat korban.
"Sedang kita selidiki dengan mendalami keterangan korban dan saksi-saksi lainnya," kata Warsito, Minggu (14/10).
Warsito menambahkan, pihaknya juga berharap kepada masyarakat untuk mengantisipasi tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Hal tersebut sudah sering disampaikan melalui penyuluhan langsung ke masyarakat serta melalui Bhabinkamtibmas setempat.
"Untuk pemilik kendaraan kalau bisa dipasang alarm. Juga rumah atau area kosan dipasang CCTV agar mudah kami identifikasi pelakunya," kata Warsito.
(Tribunlampung.co.id/Muhammad Joviter)