Breaking News:

Kasus Pembunuhan di Lampung Barat

Polisi Duga Petani Korban Pembunuhan di Lampung Barat Alami Gangguan Jiwa

Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saepul Rahman membeberkan, barang bukti tersebut antara lain pakaian yang dikenakan korban.

Dok Polres Lampung Barat
Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saepul Rahman menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan di Pekon Atar Bawang, Kecamatan Batu Ketulis, dalam ekspose di Mapolres Lampung Barat, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Sejumlah barang bukti diamankan dalam kasus pembunuhan petani bernama Wagimin di Pekon Atar Kuwau, Kecamatan Batu Ketulis, Lampung Barat pada 2 November 2021 lalu.

Korban ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah karung.

Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saepul Rahman membeberkan, barang bukti tersebut antara lain pakaian yang dikenakan korban.

"Sebuah jaket berbahan jins warna krem milik korban, sebuah kaus cokelat kemerahan bertutup kepala milik korban, sebuah celana training warna hitam dengan lis kuning milik korban, tiga batang kayu kopi yang digunakan pelaku untuk memukuli korban," beber Hadi, Senin (15/11/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS Kasus Pembunuhan Petani di Batu Ketulis, Polres Lampung Barat Ringkus 9 Tersangka

Ada pula ponsel Vivo 1929 milik tersangka Edi Sutrisno dan ponsel Xiaomi Note 5A.

Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saepul Rahman menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan di Pekon Atar Bawang, Kecamatan Batu Ketulis, dalam ekspose di Mapolres Lampung Barat, Senin (15/11/2021).
Kapolres Lampung Barat AKBP Hadi Saepul Rahman menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan di Pekon Atar Bawang, Kecamatan Batu Ketulis, dalam ekspose di Mapolres Lampung Barat, Senin (15/11/2021). (Dok Polres Lampung Barat)

Hadi menerangkan, berdasarkan keterangan yang didapat dari sejumlah saksi, korban diduga mengalami gangguan jiwa.

"Tetapi belum kami temukan catatan-catatan bahwa korban mengalami gangguan kejiwaan di RSUD Alimuddin Umar," terangnya.

Saat mayat korban ditemukan, kata Hadi, sedang turun hujan sehingga membuat sungai meluap.

"Sehingga, mayat korban ditemukan berjarak sekira 5 kilometer dari lokasi pembunuhan, yakni di Pekon Atar Kuwau, Batu Ketulis, Lampung Barat," sebutnya.

Baca juga: ART Otaki Pembunuhan Juragan Elpiji di Padang, Pura-pura Disekap

Ia melanjutkan, korban ditemukan sekitar satu pekan setelah tewas.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved