Breaking News:

Bandar Lampung

Ini Alasan PKL Menolak Berdagang di Pasar Bambu Kuning Bandar Lampung

Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Bukit Tinggi menolak untuk berdagang di lantai atas Pasar Bambu Kuning.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi - PKL di Jalan Bukit Tinggi menolak berdagang di lantai atas Pasar Bambu Kuning. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Bukit Tinggi menolak untuk berdagang di lantai atas Pasar Bambu Kuning.

Mereka tetap bersikukuh untuk menjadi PKL berkenaan dengan penghasilan harian yang didapat.

"Kita sudah pernah berdagang di lantai atas Bambu Kuning. Saat pindah, seminggu kita berjualan tidak ada yang membeli," kata Hipmi Bintang, koordinator PKL, Selasa (16/11/2021).

"Bukan untung, malah merugi kami kalau dagang di sana," imbuhnya.

Baca juga: Airlangga Hartarto : Bantuan Tunai PKL dan Warung di Provinsi NTB Cepat dan Tepat Sasaran

Situasi itu dikatakannya terjadi pada tahun 2008 silam.

"Maka dari itu tidak ada yang mau datang di lantai atas pasar itu," jelasnya.

Karena lama tidak digunakan itu pula yang menjadi alasan mereka menolak dipindahkan dari lapak pinggiran jalan itu.

"Karena sudah belasan tahun, fasilitas dan sarana yang ada pun sudah tidak layak lagi," kata dia lagi.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap PKL di Jalan Bukit Tinggi dapat mengisi lapak kosong di Pasar Bambu Kuning.

Baca juga: Menko Airlangga Dampingi Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Tunai Warung dan PKL

Hal itu menyusul rencana penertiban PKL pada Rabu (17/11/2021) besok.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved