Breaking News:

Bandar Lampung

Itera Lampung Punya Teleskop Otomatis Satu-satunya di Asia Tenggara

Dengan teleskop tersebut, Itera mampu menjadi pusat pengamatan hilal yang bisa digunakan sebagai sarana penelitian skala internasional.

Dok Itera
Astelco Lunar Telescope System di Itera. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Institut Teknologi Sumatera (Itera) saat ini bisa mengamati bulan secara otomatis alias tanpa tenaga manusia.

Selain otomatis, pengamatan bulan juga bisa dilakukan dengan jaringan internet.

Hal itu karena Itera mulai mengoperasikan teleskop buatan Jerman.

Dengan teleskop tersebut, Itera mampu menjadi pusat pengamatan hilal yang bisa digunakan sebagai sarana penelitian skala internasional.

Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay Hadiri Acara Dies Natalis Itera ke-7

"Dengan teleskop tersebut, diharap hasil penelitian Itera bisa diakui dunia," ujar Rektor Itera Mitra Djamal dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunlampung.co.id, Jumat (19/11/2021).

Teleskop tersebut adalah Astelco Lunar Telescope System (ALTS), yang merupakan buatan Astelco System, salah satu perusahaan di Jerman.

Saat ini telah terinstal di Stasiun Internasional Pengamatan Bulan atau International Moon Sighting Station (IMSS) Itera.

"Saat sampai di Itera, teleskop itu diberi nama Teleskop OZT," ujarnya.

"Yang merupakan singkatan dari Ofyar Z Tamin yang adalah rektor pertama Itera," jelas dia.

Diutarakan, Itera menjadi satu-satunya tempat di Asia Tenggara yang memiliki teleskop tersebut.

"Hanya terdapat 14 buah teleskop  yang tersebar di berbagai negara, seperti Saudi Arabia dan Maroko. Itera menjadi satu-satunya lokasi di Asia Tenggara yang dipilih untuk penempatan teleskop yang akan difungsikan untuk pengamatan bulan dan hilal internasional," ujar staf Astelco System, Tülin Bedel.

( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved