Tempat Wisata

15 Kuliner Legendaris di Bandung, Ada Langganan Pejabat hingga Artis

Ada banyak tempat wisata di Bandung yang menyajikan Kuliner Legendaris. Bahkan beberapa di antaranya merupakan langganan pejabat hingga artis.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Tribun travel
Ilustrasi Warung Nasi Bu Eha. 15 Kuliner Legendaris Bandung, Ada Langganan Pejabat hingga Artis 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Bagi sebagian orang, menjajaki Kuliner Legendaris wajib dilakukan saat berkunjung ke tempat wisata di Bandung.

Sebab, ada banyak santapan menarik yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Mulai dari makanan khasnya, hingga kuliner kekinian.

Bahkan beberapa di antaranya merupakan kuliner langganan para pesohor Tanah Air.

Lantas di mana saja tempat wisata di Bandung yang menyajikan Kuliner Legendaris tersebut?

Baca juga: 3 Tempat Wisata di Bandung yang Cocok untuk Si Kecil

1. Nasi Goreng Mas Yono

Ilustrasi nasi goreng. 15 Kuliner Legendaris Bandung, Ada Langganan Pejabat hingga Artis
Ilustrasi nasi goreng. 15 Kuliner Legendaris Bandung, Ada Langganan Pejabat hingga Artis (kompas.com)

Destinasi kuliner Nasi Goreng Mas Yono sudah begitu terkenal di kalangan warga Bandung.

Sebab di sini, kamu dapat menemukan aneka varian nasi goreng yang begitu beragam.

Diketahui ada lebih dari 20 varian nasi goreng yang dijual di tempat wisata ini.

Beberapa di antaranya nasi goreng kampung, nasi goreng ikan asin oriental, nasi goreng KKN, dan masih banyak lagi.

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Bandung, Rekomendasi Beli Oleh-oleh di Bandung

Menunya yang dihadangkan juga bukan hanya terbatas pada nasi goreng, melainkan adapula menu lain, seperti capcay, sup, dan lain-lain.

Tempat makan ini berada di Jalan Bungur No.41, Gegerkalong, Sukajadi, Bandung dan buka mulai dari pukul 11.00-23.00 WIB.

2. Nasi Goreng Pak Suyud

Nasi Goreng Pak Suyud juga masuk pada rekomendasi selanjutnya.

Destinasi kuliner Bandung ini sudah berdiri sejak tahun 1950 dan sudah dikelola secara turun-menurun.

Meski namanya kini telah berganti menjadi Nasi dan Mie Goreng Ibu Sani Landoeng, tempat makan ini tetap jadi buruan warga setempat.

Terlebih, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan tempo dulu.

Lokasinya terletak di Jalan Mangga No.26, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

3. Sate DJ

Warung sate DJ juga tak kalah populer dan legendaris di Bandung.

DJ dalam nama warung sate tersebut merupakan singkatan dari 'Di Jalan'.

Lokasinya di Jalan Jenderal Sudirman, tak jauh dari Alun-alun Bandung.

Layaknya sate taichan, di sini akan tersaji hidangan sate kering tanpa siraman bumbu kacang.

Rasanya pun mirip dengan jenis sate tersebut.

Namun, hidangan sate DJ terasa lebih gurih dan tak asam.

Dagingnya juga begitu lembut dengan potongan yang tipis.

Terdapat dua pilihan rasa, yakni asin pedas dan asin sedang.

Selain sate, destinasi kuliner ini juga menyajikan ragam susu segar beraneka rasa yang dibanderol mulai dari Rp 18 ribu.

4. Roti di Toko Roti Sidodadi

Rekomendasi berikutnya adalah hidangan roti di Toko Roti Sidodadi.

Toko yang berdiri sejak tahun 1950-an ini menawarkan roti dan berbagai kue.

Letaknya berada di Jalan Oto Iskandardinata ini kamu bisa menikmati sajian roti kuno dengan selai dengan rasa klasik.

Toko yang sederhana ini memiliki gaya bangunan dan interior yang kental dengan nuansa tempo dulu.

Kamu dapat menemui aneka sajian roti jadul, salah satunya roti horn yang berbentuk seperti kerucut dipenuhi dengan isian vla.

Roti ini memiliki banyak pengemar maka akan selalu diburu oleh menyukainya.

Kamu bisa menyiapkan kocek sebesar Rp 8.000 untuk menikmati roti cokelat dan aneka roti dengan harga rata-rata Rp 3.000 hingga Rp 5.000.

5. Nasi Goreng Mafia

Nasi Goreng Mafia yang sekarang ini sudah memiliki banyak cabang di Indonesia itu awalnya dari Bandung.

Bisnis ini didirikan oleh Stefanie Kurniadi bersama dengan teman-temannya dan dimulai tahun 2013.

Sekarang ini sudah memiliki cabang di Pekanbaru, Jakarta, dan lain sebagainya.

Nasi goreng ini menyasar orang-orang yang suka dengan citarasa pedas.

Lokasi pertamanya ada di Bandung, letaknya berada di Jl. Dipati Ukur No. 51 A, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Bandung. Jam bukanya mulai dari 09.00 hingga 23.30 WIB.

Kios yang awalnya kecil sekarang sudah meluas dan memiliki puluhan outlet di Tanah Air.

6. Nasi Uduk 88 Brebes Berhias

Obyek wisata ini berlokasi di Jalan Abdurrahman Saleh No. 45, Kota Bandung.

Di tempat makan yang telah berdiri sejak 1989 itu, terdapat sajian nasi uduk burung dara.

Bahkan burung dara tersebut bukanlah potongan, melainkan utuh.

Ilustrasi hidangan nasi uduk burung dara di Nasi Uduk 88 Brebes Berhias. 15 Kuliner Legendaris Bandung, Ada Langganan Pejabat hingga Artis
Ilustrasi hidangan nasi uduk burung dara di Nasi Uduk 88 Brebes Berhias. 15 Kuliner Legendaris Bandung, Ada Langganan Pejabat hingga Artis (Instagram/@nasiuduk88brebesberhias)

Sayangnya, karena persediaan burung dara di Nasi Uduk 88 Brebes Berhias hanya sedikit, maka pengunjung harus berlomba untuk memesannya.

Selain nasi uduk, tempat wisata ini juga menyediakan menu lainnya yang menjadi favorit warga setempat hingga membuat ketagihan.

Makanan di warung makan ini dibanderol mulai dari Rp 31 ribu.

Bila tertarik, Nasi Uduk 88 Brebes Berhias dapat dikunjungi setiap hari mulai pukul 10.30 hingga 24.00 WIB.

7. Sumber Hidangan

Bagi kamu yang gemar dengan sajian tempo dulu, bisa menikmati es krim jenis noga di Sumber Hidangan.

kuliner Bandung ini punya rasa manis yang tidak terlalu kuat, ditambah tekstur renyah dari noga yang memberikan sensasi berbeda.

Tak hanya itu, kamu juga bisa mencicipi aneka roti dan kue kering.

Terletak di Jalan Braga No. 20-22, Sumber Hidangan buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 09.00 – 15.30 WIB.

Setiap makana yang dijual di Sumber Hidangan dijual mulai dari Rp 10 ribu.

8. Wedang Ronde Alkateri

Dalam menikmati hawa Bandung yang sejuk, umumnya minuman hangat akan menjadi pilihan yang cocok.

Salah satunya wedang ronde di Wedang Ronde Alkateri yang telah berdiri sejak 1984.

Wedang Ronde Alkateri berada di Jalan Alkateri No.01, Braga, Wedang Ronde Alkateri buka Senin-Sabtu pukul 18.00–22.00 WIB dan tak pernah sepi pembeli.

Kamu bisa menikmati ronde dengan macam varian ukuran, ada yang besar tapi juga ada yang kecil.

Selain itu kamu juga bisa memilih kuah gula putih atau gula merah.

Destinasi kuliner ini menjual hidangan minuman mulai dari harga Rp 17 ribu.

9. Perkedel Bondon

Bagi kamu yang suka menjelajahi kuliner malam di Bandung, tak ada salahnya untuk mencoba hidangan yang ada di Perkedel Bondon.

Lokasinya berada di Jalan Stasiun Timur No. 14, Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Seperti namanya, tempat wisata ini menyajikan perkedel sebagai bintang utamanya.

Menariknya, perkedel yang disajikan tersebut dimasak menggunakan cara tradisional, yakni tungku dan arang.

Perkedel Bondon yang digemari banyak orang ini memiliki cita rasa yang sangat nikmat.

Ketika disantap akan terasa tekstur yang lembut dan garing pada bagian luar perkedel namun lembut pada bagian dalamnya.

Tak hanya enak, Perkedel Bondon juga memiliki harga yang murah.

Untuk harga perkedel dijual Rp 2000 saja.

Maka tak heran jika banyak pengunjung yang datang ke Perkedel Bondon hampir setiap malamnya.

Bahkan saat tengah ramai, pengelola Perkedel Bondon ini memberlakukan nomor antrian agar pengunjung yang beli tertib.

Penggemar Perkedel Bondon unu berasal dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, pengusaha hingga pejabar pemerintah dan para pesohor.

Perkedel Bondon ini buka setiap hari pukul 22.00 WIB sampai waktu subuh atau sampai habis.

10. Lotek Panorama

Di Lembang ada lotek yang paling terkenal yaitu Lotek Panorama yang terletak di Jalan Maribaya, Lembang, Bandung Barat.

Lotek Panorama ini adalah buatan bu Dewi yang sudah ada sejak 1993 silam.

Dalam penyajiannya, lotek di kuliner ini menggunakan sayuran mentah dan rebus yang disajikan bersama bumbu khasnya yaitu bumbu kacang.

Destinasi Bandung tersebut diketahui buka setiap hari pukul 09.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Satu porsi Lotek Panorama ini yang ditambah lontong diberi harga Rp 12 ribu.

Untuk pengunjung yang tak menyukai lontong dapat memesannya dengan nasi dengan harga perporsinya Rp 15 ribu.

Sedangkan untuk satu porsi lotek saja tanpa nasi dan lontok dibanderol Rp 10 ribu.

11. Sate Gule Kambing Kang Dedi

Satu di antara kuliner legendaris yang bisa dicicipi adalah hidangan yang ada di Sate Gule Kambing Kang Dedi.

Dibuka sejak tahun 1950, makanan di warung sate dan gulai ini masih menjadi buruan warga Bandung.

Bahkan pelanggannya juga dari kalangan pejabat Kota Bandung, mulai dari camat, wali kota, gubernur, termasuk Kapolda.

Bahkan mantan Wali Kota Bandung, Otje Djunjunan hingga mantan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan menjadi pelanggannya.

Ilustrasi warung Sate Gule Kambing Kang Dedi. Kuliner Legendaris Bandung, Ada Langganan Pejabat hingga Artis
Ilustrasi warung Sate Gule Kambing Kang Dedi. Kuliner Legendaris Bandung, Ada Langganan Pejabat hingga Artis (Tribun Jabar/Tiah SM)

Menariknya, para pejabat yang datang berombongan itu rela menikmati sate dan gulai buatan Kang Dedi sambil duduk di trotoar.

Kuah gulai yang kental ditambah dengan aroma rempah yang menyengat serta daging yang empuk dan besar menjadikan hidangan di tempat wisata ini menjadi buruan banyak orang.

Terlebih, pemiliknya juga masih mempertahankan usahanya yang dijual menggunakan gerobak di pinggir jalan.

Jika tertarik untuk datang ke tempat wisata ini, Sate Gule Kambing Kang Dedi buka mulai pukul 18.00-22.00 WIB.

Lokasinya ada di Jalan Astanaanyar Kota bandung, tepatnya depan toko Jalan Astanaanyar No 108.

Harga per 10 tusuk sate dijual Rp 50 ribu dan seporsi gulai dibanderol dari Rp 50 ribu.

12. Warung Nasi Bu Eha

Berlokasi di Pasar Cihapit, Warung Nasi Bu Eha telah dibuka sejak tahun 1947.

Warung nasi ini menyediakan makanan khas Sunda, seperti pepes ikan, pepes ayam, perkedel, ayam goreng, ikan goreng, paru, dan masih banyak lagi.

Bu Eha, pemilik sekaligus anak dari pendiri Warung Nasi Bu Eha mengatakan tempat makannya masih menjadi favorit warga Bandung, meski telah buka sejak puluhan tahun lalu.

Sejumlah tokoh penting di Indonesia juga diketahui pernah mencicipi makanan di warungnya.

Bahkan, Presiden Soekarno selalu memesan makanan di sini melalui istrinya, Ibu Inggit Garnasih.

Selain itu, ada juga Guruh Soekarno Putra dan Ridwan Kamil yang sering berkunjung ke tempat wisata di Bandung ini.

Dikatakan Bu Eha, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hampir sebulan dua kali mengunjungi warungnya bersama sanak saudaranya.

Jika tertarik untuk mencoba kuliner Bandung ini, kamu bisa langsung datang ke Pasar Cihapit Bandung yang buka setiap hari Senin sampai Sabtu dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

13. Mi Ayam Cipaganti

Mi Ayam Cipaganti merupakan satu kuliner legendari Bandung yang dijajakan menggunakan gerobak.

Kamu bisa menemukan Mi Ayam Cipaganti di jalan Cipanganti, Bandung.

Mi satu ini biasanya disajikan dengan suwiran ayam dan jamur kuping.

Tak lupa ada kulit pangsit dan bakso yang sukses menggoda selera.

14. Bakmi Parahyangan

Bakmi Parahyangan didirikan sejak tahun 1975 dan masih jadi favorit hingga sekarang.

Destinasi kuliner Bandung ini sudah buka tiga cabang yakni di Jalan Sukajadi, Jalan Sunda dan Dalem Kaum.

Berbeda dengan mi dari kedai lainnya, Bakmi Parahyangan memiliki menu mi dengan topping suwiran ayam dan bakso kuah yang menggoda.

15. Mi Baso Akung

Mi Baso Akung adalah rekomendasi bakmi legendaris selanjutnya.

Berdiri sejak tahun 1996, tempat wisata di Bandung ini menjadi satu kuliner bakmi legendaris di Bandung.

Baca juga: 6 Rekomendasi Tempat Wisata di Bandung yang Mirip Luar Negeri

Kamu bisa menemukan warung Mi Baso Akung di Jalan Lodaya, Bandung.

Menu yang wajib kamu coba saat berkunjung ke tempat wisata di Bandung ini adalah mi yamin dengan BPTSC (Bakso, Pangsit, Tahu, Siomay dan Ceker). ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved