Breaking News:

Bandar Lampung

Ribuan Anak di Lampung Kehilangan Orangtua karena Covid-19, Pemprov Lampung akan Bantu Pendidikan

Dinas Sosial (Disos) Provinsi Lampung mendata tercatat ada 1.370 anak yang kehilangan orangtuanya. 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung / Bayu
Ilustrasi Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi. Ribuan Anak di Lampung Kehilangan Orangtua karena Covid-19, Pemprov Lampung akan Bantu Pendidikan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Sosial (Disos) Provinsi Lampung mendata tercatat ada 1.370 anak yang kehilangan orangtuanya karena Covid-19.

Kadisos Lampung Aswarodi saat dihubungi Tribun Lampung, Minggu (21/11/2021) mengatakan sampai saat ini sudah mencapai 1.370 anak yang kehilangan orangtua. 

"Sampai saat ini terakhir mencapai 1.370 orang, dan alhamdulillah sekarang melandai saat ini dan berharap jangan sampai ada penambahan lagi, " kata Aswarodi, Minggu (21/11/2021).

Menurutnya, untuk anak yang orang tuanya sudah tidak ada, dan keluarga dekatnya tidak sanggup untuk memberikan pelayanan pengasuhan, maka Pemprov Lampung akan memberikan pelayanan kepada anak-anak tersebut, hingga lulus SMA/SMK.

Anak-anak ini bisa ditempatkan di panti. Saat ini untuk di Lampung ada dua panti yang milik pemerintah. Panti Budi Asih dan Panti Harapan Bangsa.

Baca juga: Polsek Jatiagung Lampung Selatan Amankan Remaja Pelaku Curanmor

"Kita juga dibackup oleh pihak LKS (Lembaga Kesejahteraan Sosial) yang memang menangani anak yatim piatu tersebut, " ujar Aswarodi.

Untuk anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19, lanjut Aswarodi, Pemprov berencana menyediakan anggaran Rp 2,2 miliar.

Alokasi dana ini untuk memberi bantuan bagi anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena Covid-19.

Dengan rinciannya setiap anak itu akan mendapatkan Rp 1,5 juta dengan totalnya diasumsikan sekitar 1.500-an anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19

"Jadi saat ini sedang dalam pembahasan dan akan dibantu satu kali saja bantuan ini yang kita usulkan Rp 1,5 juta peranaknya dan sampai saat ini kita masih menunggu hal tersebut disetujui oleh DPRD," terang Aswarodi.

Bentuk bantuannya, lanjutnya, akan ada perlengkapan sekolah senilai Rp 500 ribu. Seperti seragam, pangan, hingga alat mandi. (Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved