Otomotif
Info Mobil, Tips Mengendarai Mobil Matic dengan Benar untuk Pemula
Simak info mobil terkait tips mengendarai mobil matic bagi pemula. Mobil matic berbeda dengan mobil manual dan lebih mudah.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Berikut ini info mobil terkait tips mengendarai mobil matic bagi pemula.
Mobil bertransmisi otomatis (matic) berbeda dengan mobil manual dan lebih mudah.
Tapi jika tidak memahami cara mengendarai mobil transmisi otomatis bisa berbahaya.
Bisa saja mobil Anda mengalami kerusakan atau bahkan kecelakaan.
Berikut tips menggunakan transmisi matic bagi pemula.
Baca juga: Info Mobil Bekas, Nissan X Trail 2014 Mulai Harga Rp 140 Juta
Perbedaan paling mendasar pada mobil transmisi otomatis adalah ketiadaan pedal kopling.
Pada mobil bertransmisi manual, pedal kopling biasanya terletak di bawah kemudi, tepatnya di bagian kiri.
Sedangkan pada mobil matic hanya ada dua pedal, yaitu gas dan rem.
Adapun beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat belajar mengendarai mobil matic bagi pemula.
"Bagi pemula yang harus paling penting dipelajari yakni tuas transmisi dulu. Mobil matic memiliki tuas P, R, N, dan D," kata Adi, instruktur kursus mobil Arjuna Lampung, Minggu (21/11/2021).
Baca juga: Info Mobil Wuling Confero, Spesifikasi dan Harga Mobil Bekasnya
Adi menjelaskan fungsi tuas-tuas yang ada pada mobil matic.
"Kegunaan tuas P (parking) adalah posisi yang hanya dipakai saat mobil sedang parkir,” jelas dia.
Tuas R (reverse) berfungsi untuk mundur.
Lalu tuas N (netral) dipakai saat mobil berhenti.
"Sedangkan tuas D (drive) adalah gigi maju yang menggunakan seluruh perbandingan gigi yang tersedia (1 sampai 4),” bebernya.
"Tuas gigi 1 digunakan dalam posisi menanjak. Sedangkan tuas gigi 4 digunakan dalam keadaan kendaraan kencang," paparnya.
Adi menjelaskan posisi kaki yang benar saat menginjak pedal mobil matic.
"Untuk mengontrol pedal gas dan rem pada mobil matic hanya menggunakan satu kaki, yakni kanan saja.”
“Sedangkan kaki kiri selalu ditaruh di foot rest atau pedal rem yang ada di pojok kiri," tuturnya.
"Ketika sudah memahami kegunaan pedal pada mobil matic, mulailah belajar maju mundur dan kemahiran setir mobil."
Adi menyebut, hanya dibutuhkan waktu sekitar 1-2 pekan untuk bisa menguasai mobil matic.
Itulah tips dasar belajar mobil matic bagi pemula.
Tips Dasar Mengemudi
Berikut tips mengemudi mobil bagi pengendara pemula dan hal yang perlu diperhatikan.
Memiliki mobil, namun tidak bisa mengendarainya tentu menjadi kendala saat ingin berpergian.
Mengemudi mobil tidak semudah seperti apa yang dibayangkan, tentunya memerlukan keterampilan dan konsentrasi khusus agar bisa mengendalikannya.
Tetapi paling utama, lebih dahulu sebaiknya Anda menguasai cara mengemudi yang benar dengan berlatih.
Kendati demikian, berlatih juga butuh persiapan sehingga memudahkan Anda dalam menyempurnakan kemahiran dalam mengendalikan roda kemudi dan erat kaitannya dengan keselamatan.
Lalu bagaimana tips belajar mobil bagi pemula?
Adi selaku instruktur Arjuna kursus stir, menjelaskan beberapa tips mengemudi dari awal.
"Pengemudi harus fokus, jangan takut, jangan panik, karena sebenarnya belajar mobil itu gampang-gampang susah. Namun ketakutan itulah yang sering menghambat dalam proses belajar mengemudi," kata Adi pada, Kamis (19/11/2021).
"Bagi para pemula sebaiknya jika ingin cepat memahami cara mengemudi, buang semua rasa takut itu, karena semakin kita takut semakin susah memahaminya," tegas Adi.
Selain terapi mental, Adi juga menyampaikan tahap berikutnya yang harus diperhatikan bagi pemula.
"Setelah mempunyai keberanian dalam mengemudi, selanjutnya akan diajari cara kerja gas, rem, kopling dan memahami arah transmisi bagi mobil manual," tuturnya.
"Lalu belajar melatih tangan untuk memutar dan menggenggam stir, jika sudah terbiasa maka mulailah belajar menjalankan mobil," pungkasnya.
Menurut keterangan Instruktur itu, jangka waktu yang digunakan untuk memahami mengemudi bagi pemula, memakan waktu kisaran 20 Jam di hari yang berbeda.
Adapun lokasi, Arjuna kursus setir berada di Jl. ZA. Pagar Alam no 53, Gedung Meneng, Bandar Lampung.
Itulah tips dasar mengendarai mobil bagi pemula.
Fitur Hill Start Assist
Mengemudikan mobil di medan ekstrem atau tanjakan curam menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pemula.
Itulah alasan sejumlah produsen membuat fitur Hill Start Assist.
Apa itu Hill Start Assist?
Berikut penjelasan Hill Start Assist dan fungsinya.
Mengendalikan mobil di medan tanjakan kerap menjadi manuver yang menakutkan bagi pemula.
Sayangnya, kontur jalan seperti itu sering kali kita temui di jalanan Indonesia.
Namun, dengan bantuan teknologi canggih bernama Hill Start Assist, pengemudi tidak perlu merasa takut saat menghadapi jalan menanjak atau medan ekstrem lainnya.
Hill Start Assist adalah sebuah teknologi bantuan pengemudi yang bekerja saat kendaraan berhenti di tanjakan dan harus kembali melaju.
"Hill Start Assist merupakan fitur pada sistem pengereman yang menahan kendaraan selama beberapa detik saat di tanjakan," ungkap Frengky Sugianto, Kepala Bengkel Astra Daihatsu Ahmad Yani, Bandar Lampung, Senin (8/11/2021).
Kontrol Hill Start Assist dapat mencegah mobil merosot dengan menahan rem selama beberapa detik saat melakukan manuver.
Bahkan beberapa versi Hill Start Assist juga dapat mencegah mobil meluncur ke depan saat menurun.
"Fungsi fitur ini biasanya untuk mencegah mobil agar tidak turun beberapa saat di tanjakan saat kaki berpindah dari pedal kopling ke pedal gas,” kata Frengky.
"Fitur Hill Start Assist tentu akan sangat memudahkan pengemudi pemula atau pengemudi wanita saat di tanjakan," imbuhnya.
Fitur canggih ini sudah bisa ditemui pada beberapa mobil yang beredar di Tanah Air.
Di antaranya, Daihatsu Rocky Turbo, Honda HR-V, Mitsubishi Xpander, DFSK Glory 560, Wuling Cortez, Toyota Rush, dan Nissan Magnite.
Demikian penjelasan soal fitur Hill Start Assist.
Fitur Child Safety Lock
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Bagi pemilik mobil yang sering membawa anak-anak saat berkendara, salah satu fitur keselamatan yang amat penting.
Fitur keamanan dan keselamatan jadi faktor penting yang harus ada pada mobil, terutama saat terjadi kecelakaan.
Untuk mobil keluaran terbaru, kini telah dilengkapi dengan Child Safety Lock.
Apa itu Child Safety Lock? Apa fungsi dari Child Safety Lock?
Frengky Sugianto, Kepala Bengkel Astra Daihatsu Ahmad Yani Tanjung Karang menjelaskan, Child Safety Lock merupakan salah satu fitur keselamatan tambahan pada mobil.
"Child Safety Lock itu fitur tambahan untuk pengaman jika ada penumpang anak-anak," kata Frengky.
Child Safety Lock sendiri berfungsi membuat pintu tidak bisa terbuka dari dalam.
Frengky pun menambahkan, bahwa umumnya fitur ini terpasang pada pintu di tempat duduk baris kedua.
"Itu supaya pintu tidak bisa dibuka dari dalam, hanya bisa dibuka dari luar," kata Frengky.
"Biasanya terdapat pada bagian pintu belakang," imbuhnya.
Maka dari itu, Frengky menyarankan jika ada penumpang anak-anak, disarankan untuk menempatkan mereka di bangku baris kedua.
Hal itu sendiri agar menghindari anak memainkan handel pintu, sehingga pintu tersebut tidak akan terbuka.
"Kalau ada penumpang anak-anak, sebaiknya duduk di bangku tengah," katanya
Sementara itu, Frengky juga mengatakan bahwa fitur Child Safety Lock sendiri kini sudah terdapat di hampir semua mobil terbaru.
Jadi tidak perlu khawatir fitur ini tidak terdapat pada mobil baru.
Baca juga: Info Mobil, Spesifikasi dan Harga Mobil Bekas Hyundai Palisade
"Semua mobil baru biasanya sudah ada fitur itu, kecuali pick up," pungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto / Riyo Pratama )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/tips-menggunakan-transmisi-matic-bagi-pemula-2.jpg)