Breaking News:

Mesuji

Jaga Ekosistem Ikan, Dinas Perikanan Mesuji Akan Adopsi Kearifan Lokal Lubuk Larangan Jambi

Sumarsono mengatakan, pihaknya mulai tertarik dengan konsep konservasi berbasis kearifan lokal bernama Lubuk Larangan.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
Dinas Perikanan Mesuji didampingi DKP Provinsi Jambi Kunjungi Lubuk Larangan di Desa Lubuk Beringin. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAMBI - Usai melakukan Kunjungan Kerja (Kunker), Dinas Perikanan Mesuji akan adopsi kearifan lokal masyarakat di Provinsi Jambi bernama Lubuk Larangan, Senin (22/11/2021).

Hal tersebut dikatakan langsung Kepala Bidang (Kabid) Tangkap Dinas Pertanian Sumarsono, usai melihat secara langsung perairan sungai yang dijadikan Lubuk larangan di Desa Lubuk Beringin, Provinsi Jambi.

Sumarsono mengatakan, pihaknya mulai tertarik dengan konsep konservasi berbasis kearifan lokal bernama lubuk larangan sejak dilakukan pertemuan dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi.

Saat itu, Kepala DKP Provinsi Jambi Temawisman bersama Kepala Bidang Pengawasan Hernowo dan jajarannya menyampaikan profil singkat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Provinsi Jambi.

Lalu, menjelaskan aktivitas Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) dan juga konsep konservasi masyarakat sekitar berbasis kearifan lokal yang disebut lubuk larangan.

"Kami setelah berkunjung ke TPI dan Pokmaswas Hiu Macan, sangat tertarik untuk melihat lubuk larangan seperti apa. Dan akhirnya kami memutuskan untuk berangkat ke Desa Lubuk Beringin yang terkenal akan lubuk larangan nya," ujarnya.

Selanjutnya, kata Sumarsono, pihaknya merasa kunker di Desa Lubuk Beringin menjadi salah satu oleh-oleh yang sangat dibutuhkan untuk perairan di Kabupaten Mesuji.

Sebab, ungkap Sumarsono, berkaitan dengan program Gubernur Lampung Arinal yang miliki atensi lebih untuk mengembangkan ikan lokal yaitu ikan jelabat di perairan sungai Mesuji.

"Ketika kita siapkan inovasi yang seperti ini mudah-mudahan akan berhasil. Meskipun nantinya ada kendala yang terjadi, akan tetapi dibeberapa tahap kemudian diharapkan ikan jelabat akan berhasil dan berkembang dengan baik," paparnya.

Sumarsono menjelaskan kearifan lokal lubuk larangan di Provinsi Jambi sangat potensial untuk diperpadukan dengan kearifan lokal Mesuji yaitu lebak lebung.

Baca juga: Perairan di TPI Kuala Tungkal Jambi Miliki Kesamaan dengan Mesuji Lampung

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved