Breaking News:

Lampung Selatan

KSKP Bakauheni Lampung: Modus Penyelendupan Burung Paling Banyak Pakai Angkutan Umum

Ridho mengungkapkan namun modus atau metode pengiriman menggunakan jasa transportasi umum yang paling dominan.

Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
Modus penyelundupan burung liar pakai angkutan umum. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika mengungkapkan sepanjang tahun 2021 ini pihaknya berhasil mengamankan sekitar 15 penyeludupan hewan atau satwa jenis burung di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

"Iya. Ada sekitar 15 penyeludupan hewan atau satwa jenis burung baik dilindungi maupun yang tidak dilundungi. Yang Kami gagagalkan saat giat pemeriksaan rutin kepada penumpang dan kendaraan di Area Seaport pintu masuk pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan," kata Ridho saat dikonfirmasi Senin (22/11/2021).

"Modus atau metode pengiriman/penyeludupan burung tersebut sangat beragam. Ada yang menggunakan sarana angkutan umum. Misalkan mengirimkan burun-burung tersebut menggunakan kendaraan ekpedisi, travel, atau paket. Serta ada juga yang menggunakan kendaraan pribadi," jelasnya.

Ridho mengungkapkan namun modus atau metode pengiriman menggunakan jasa transportasi umum yang paling dominan.

"Modus atau metode yang digunakan jika melakukan pengiriman dengan menggunakan kendaraan ekpedisi, travel, atau paket. Dengan cara memasukkan burung-burung tersebut ke dalam beberapa paket," katanya.

"Biasanya menggunakan box berwarna cokelat atau keranjang berwarna putih. Lalu ditutupi dengan kain supaya tidak ketahuan. Kemudian paket-paket yang terisi burung tersebut diletakkan dalam bagasi," ungkapnya.

Ridho mengatakan lalu paket-paket tersebut dinaikan di jalan lintas, kemudian pengirim serta penerima hanya menguhubungi melalui kontak person saja.

"Paket yang berisikan burung-burung tersebut biasanya dinaikan di pinggir jalan, tidak dari loket resmi penyedia jasa. Ketika barang sampai ditujuan, nanti ada yang mengambil paket-paket tersebut. Biasanya mereka hanya menghubungi melalui kontak pribadi saja," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved