Breaking News:

Tulangbawang

UMK Tulangbawang Lampung Tahun 2022 Akan Dibahas Besok

Pemkab Tulangbawang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) belum menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
TribunJambi.com
Ilustrasi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Pemkab Tulangbawang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) belum menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022.

Kabid hubungan industrial dan Jamsos, Disnakertrans Tuba, Ades Primayuri, mengutarakan, pihaknya baru akan membahas UMK tahun 2022 bersama dewan pengupahan kabupaten, Rabu (24/11) besok.

"Besok kita mau rapat bersama dewan pengupahan. Mudah-mudahna besok langsung final," terang Ades dikantornya, Selasa (23/11) siang.

Ades belum bisa memastikan besaran UMK Tuba tahun 2022 yang akan dibahas bersama dewan pengupahan dan diteruskan ke Provinsi.

"Kita belum bisa mengira-ngira, besok baru akan dibahas. Yang jelas ada kenaikan meskipun kecil," kata Ades.

Baca juga: UMK Bandar Lampung Tahun Depan Dipastikan Naik

Kenaikan UMK Tuba tahun 2022 itu, kata Ades, mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) yang telah ditetapkan beberapa hari lalu.

"Acuan kita tetap pada PP 36 tahun 2021 dan UMP Provinsi," paparnya.

Pemprov Lampung telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung tahun 2022 sebesar Rp 2.440.486 atau naik 0,35 persen dibanding tahun lalu.

Sebelumnya, UMP Lampung tahun 2021 sebesar Rp 2.432.001.

Penetapan UMP Lampung 2022 merujuk pada Undang-undang tahun 2020 tentang Cipta Kerja, PP 36/2021 tentang pengupahan, dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan No.B-M/383/HI.01.00/XI/2021.

Sementara sebelumnya, pada tahun 2021, UMK Tulangbawang yang disetujui Gubernur sebesar Rp. 2.443.313,29. 

Besaran tersebut sama persis dengan yang diusulkan oleh Pemkab Tulangbawang tahun lalu. 

Upah minimum tersebut juga sama dengan tahun 2020 atau tidak mengalami kenaikan dan penurunan.

Dalam SK Gubernur tersebut juga dijelaskan, bagi perusahaan yang telah memberikan upah minimum lebih besar dari yang ditetapkan: Rp. 2.443.313,29, tidak diperbolehkan mengurangi atau menurunkan.

Keputusan upah minimum tersebut mulai berlaku pada tanggal 1 Januari tahun 2021. ( Tribunlampung.co.id / endra zulkarnain )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved