Breaking News:

Lampung Utara

Hingga Oktober Hanya Ada Tujuh Kasus DBD di Lampung Utara 

Hingga bulan Oktober 2021, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lampung Utara mencatat jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) hanya ada tujuh kasus.

Penulis: anung bayuardi | Editor: soni
ABC
Ilustrasi nyamuk aedes aegypti penyebab DBD. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA  - Hingga bulan Oktober 2021, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Lampung Utara mencatat jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) hanya ada tujuh kasus.

Menurut Kabid Pengendalian Penyakit, Diskes Lampura dr Dian Mauli, dengan hanya ada tujuh kasus tersebut menunjukan kalau kasus DBD menurun drastis jika dibanding tahun sebelumnya yang hingga Oktober 2020 mencapi 300 kasus.

“Untuk kasus DBD tahun ini turun drastis. Sampai bulan Oktober 2021 hanya tujuh kasus saja. Meski begitu, kami minta masyarakat untuk tidak lengah dan terus menggiatkan Pemberatasan Sarang Nyamuk (PSN),” kata Dian Mauli, Rabu (24/11).

Apalagi saat ini memasuki musim penghujan sehingga masyarakat diminta mewaspadai penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes Aegepty tersebut. Dan hingga kini, tenaga kesehatan didaerah-daerah endemis sudah mulai melakukan PSN bersama warga.

“Nakes diPuskesmas 1 dan 2 Kelurahan Sribasuki dan Rejosari sudah mengerahkan masyarakatnya mengadakan gotong royong bersama melalui Jumat bersih,” ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Kasus DBD, Dinkes Provinsi Lampung Minta Petugas Promkes Maksimalkan Jumantik

Selain diminta membersihkan rumahnya masing-masing, kegiatan PSN juga dilakukandilingkungan atau RT-nya masing-masing.

Seperti di tempat-tempat air yang menggenang, baikdialiran siring maupun tempat penampungan lainnya yang bisa menimbulkan jentik nyamuk dan bersarangnya nyamuk DBD juga dibersihkan.

”Bukan cuma membersihkan rumah saja, tapi tempat-tempat penampungan air seperti siring, ember-ember bekas diluar, bekas gelas air mineral juga dibersihkan. Jika semua sudah dijalankan, inshaAllah tidak akan ada penambahan kasus DBD,” ujar dia.

Selain itu, Dian Mauli mengatakan, bila ada masyarakat yang terkena DBD diminta segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Jika kondisi makin memburuk, segera minta rujukan agar mendapatkan pelayanan secara maksimaldirumah sakit.

Setelah dinyatakan positif DBD melalui beberapa tes, tim dari diskes akan turun ke lokasi untuk mengecek apakah ada warga lain yang terkena DBD. Jika ditemukan kasus yang sama maka akan langsung dilakukan fogging.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved