Badak Lampung FC

Badak Lampung FC Terdegradasi ke Liga 3, Manajemen: Ini Bukan yang Kita Mau, Tim Sudah Berusaha

Badak Lampung FC harus menerima pil pahit terdegradasi ke Liga 3 pada musim mendatang. Manajemen minta maaf

Editor: Dedi Sutomo
Dokumentasi Badak Lampung FC 
Ilustrasi Pertandingan Badak Lampung FC. Badak Lampung FC Terdegradasi ke Liga 3, Manajemen: Ini Bukan yang Kita Mau, Tim Sudah Berusaha. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNGBadak Lampung FC harus menerima pil pahit terdegradasi ke Liga 3 pada musim mendatang.

Meski masih menyisakan satu pertandingan menghadapi Perserang Serang, namun Badak Lampung FC telah dipastikan terdegradasi ke Liga 3.

Kekalahan 0-2 saat menghadapui RANS Cilegon pada pertandingan lanjutan penyisihan di Grup B pada pekan-9, memaksa Laskar Saburai harus turun tahta ke Liga 3.

Apalagi, pada pertandingan yang lainnya di Grup B PSKC Cimahi sukses menahan imbang Dewa United dengan skor 1-1.

Badak Lampung FC yang berada di dasar klasmen Grup B sulit untuk bisa menyalip PSKC Cimahi yang telah mengantongi nilai 7 poin.

Baca juga: Terdegradasi, Manajemen Badak Lampung FC Sampaikan Maaf kepada Masyarakat Lampung

Sementara Badak Lampung FC baru mengantongi nilai 4 poin. Jika pada pertandingan terakhir, Badak Lampung FC mampu menang. Sedangkan PSKC Cimahi kalah, maka Laskar Saburai akan kalah heat to head dengan PSKC Cimahi.

Menyikapi kenyataan ini, manajemen Badak Lampung FC pun menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Lampung, terutama kepala Balafans yang menjadi pendukung setiap Badak Lampung.

"Manajemen turut menyampaikan permintaan maaf dan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Lampung, khususnya pendukung setia Laskar Saburai," kata Media Officer Badak Lampung FC, Imam Rizaldi, Kamis (25/11/2021).

"Seluruh jajaran pemain, official, dan manajemen sudah berusaha semaksimal mungkin tapi sekali lagi ini bukan akhir dari semuanya," imbuh Imam.

Imam mengakui, peluang Laskar Saburai untuk bertahan di Liga 2 harus kandas, meski masih menyisakan 1 pertandingan saat bersua Perserang Serang. 

Baca juga: Badak Lampung FC Dipastikan Degradasi ke Liga 3, Coach Ruddy: Pertandingan Belum Selesai

Dari total 9 pertandingan yang telah dimainkan, skuad asuhan Ruddy Keltjes hanya mampu mengumpulkan 4 poin dengan rincian satu kemenangan, satu hasil imbang, dan 7 kekalahan.

Hasil tersebut membuat Badak Lampung FC berada di posisi didasar klasemen tepatnya peringkat ke-6 Grup B dan tak mungkin menyalip pesaing terdekat PSKC Cimahi dengan total 7 poin, itu meski kedua tim sama-sama tinggal menyisakan satu pertandingan di Liga 2 2021.

Imam menuturkan manajemen akan melakukan evaluasi besar-besaran terkait ihwal tersebut.

"Hasil ini tentu bukan yang kita mau, tapi jelas kita harus terima semua ini dengan tangan terbuka sebagai bahan evaluasi," ujarnya.

Terkait detail evaluasi, ia belum dapat membeberkan lebih lanjut sebab masih menunggu arahan para petinggi manajemen lainnya.

"Tapi yang pasti kita tetap melakukan persiapan untuk pertandingan terakhir," sambung Imam.

Imam mengungkapkan, meski hampir dipastikan terdegradasi ke Liga 3 pada musim depan, skuad Laskar Saburai bakal tetap fokus dan tampil maksimal kontra Perserang Serang.

"Kita tetap fokus untuk merebut poin di laga terakhir, meskipun poin itu sudah tidak berpengaruh lagi. Cuma kita masih ingin memberikan permainan menarik dan enak ditonton," ujar Imam.

Kalah dari RANS Cilegon

Badak Lampung FC kembali menelan kekalahan pada laga penyisihan Grup B Liga 2 2021.

Badak Lampung FC harus mengakui kemenangan RANS Cilegon dengan sekor 0-2.

Laga Badak Lampung vs RANS Cilegon digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Selasa (23/11/2021) sore.

Dua gol RANS Cilegon diborong oleh Christian Gonzales. Badak Lampung FC sudah tertinggal saat laga memasuki menit 17.

Christian Gonzales mengoyak gawang Guntur Egi Saputro setelah memanfaatkan bola rebound tepat di area pertahanan Badak Lampung FC.

Badak Lampung FC bukan tanpa peluang. Namun, sejumlah serangan yang dibangun Januar Eka Ramadhan dkk selalu kandas di barisan pertahanan RANS Cilegon.

Pada babak kedua, tepatnya menit 54, RANS Cilegon menggandakan keunggulan lewat gol kedua Christian Gonzales.

Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada lagi gol yang tercipta. Hasil itu membuat kans Badak Lampung FC bertahan di Liga 2 musim depan semakin berat.

Pasalnya, skuad asuhan Ruddy William Keltjes ini baru memetik empat poin dari delapan laga.

Hasil dari sekali menang, sekali seri, dan enam kali kalah. Badak Lampung FC pun menempati juru kunci Grup B.

Main Habis-habisan

Pemain Badak Lampung FC Dedi Irwandi menyebut laga kontra RANS Cilegon seperti partai final. Seluruh pemain Badak Lampung FC harus bermain habis-habisan dan mati-matian  untuk menang.

"Kita pemain semua harus bermain habis-habisan dan mati-matian," kata Dedi.

Menurut Dedi, kemenangan bagu Laskar Saburai adalah harga mati. Sebab, Badak Lampung minimal harus mengamankan 3 poin penuh dari RANS Cilegon, guna merebut peringkat ke-5 dari PSKC Cimahi di Grup B sekaligus menghindari zona degradasi.

Maka dari itu, pemain Badak Lampung FC, Dedi Irwandi pun secara tegas mengatakan, laga menghadapi klub milik artis Rafi Ahmad tersebut tak ubahnya seperti partai final bagi skuat Laskar Saburai.

"Intinya, semua pemain harus siap bermain mati-matian untuk di sisa laga buat RANS dan Perserang. Kita harus fokus sebagai partai final," ujar Dedi.

Dedi memastikan, barisan pemain Badak Lampung FC bakal mengerahkan semua kemampuan, saat bersua anak asuhan Pelatih Rahmad Darmawan.

Apalagi, posisi Badak Lampung dalam laga ini kurang menguntungkan, dengan bertengger di peringkat ke-6 total baru mengumpulkan 4 poin dan harus menghadapi penghuni runner-up grup sukses mendulang 14 poin.

"Alhamdulillah strategi berjalan dengan baik-baik saja, semua akan tampil habis-habisan di sisa dua laga terakhir. Khususnya lawan RANS besok," imbuhnya. ( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved