Bandar Lampung

Banyak Guru di Bandar Lampung Belum Sejahtera, Ketua PGRI: Terlebih Berstatus Honor

Ketua PGRI Bandar Lampung, Yuni Herwanto menyebut banyak guru di kota setempat yang terbilang belum sejahtera.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Reny Fitriani
Tribun Batam
Ilustrasi - Banyak guru di Bandar Lampung belum sejahtera. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ketua PGRI Bandar Lampung, Yuni Herwanto menyebut banyak guru di kota setempat yang terbilang belum sejahtera.

Hal itu diukur dari penghasilannya yang masih sangat rendah.

Terlebih, guru-guru yang masih berstatus sebagai honor.

"Guru di Bandar Lampung ada 5.500-an, 3 ribu diantaranya telah terhimpun dalam PGRI. Lebih rinci, diantara mereka, hampir 1.500-an termasuk guru honor," kata Yuni, Kamis (25/11/2021).

"Beberapa sekolah yang memang kondisi keuangannya sulit, guru honor bisa dibayar Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu satu bulan. Gaji itu untuk hitungan 2 sampai 3 hari kerja dalam sepekan. Dan itu masih banyak ditemui," imbuhnya.

Ia mengaku, sangat sulit lagi persatuan guru untuk mendongkrak kesejahteraan guru-guru berpenghasilan rendah.

"Karena memang gaji guru honor kan berdasarkan kesanggupan sekolahan, contoh saja, masih ada juga sekolah yang sanggup membayar tenaga honor dengan nominal yang besar," sebutnya.

Padahal, menurutnya, guru merupakan salah satu profesi yang saat ini berada di posisi layak untuk mendapatkan upah paling tidak seharga upah minimum.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana merespon kondisi tersebut.

Ia menyebut, insentif guru untuk selanjutnya akan diperlancar.

"Karena harus kita akui memang sempat terhambat insentifnya karena pandemi covid-19. Tapi sekarang pendapatan kita mulai membaik, Insyaallah semua akan lancar," kata dia.

(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved