Breaking News:

Kesehatan

Halo Dokter, Apa Itu Disentri Amoeba dan Gejalanya

dr Aditya M Biomed dari UPTD Labkesda Lampung mengatakan, saat berjalan tanpa alas kaki di atas tanah, amoeba akan masuk ke dalam tubuh.

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti
dr Aditya M Biomed. Apa itu Disentri Amoeba dan gejalanya. 

Setelah memastikan pasien terkena disentri amoeba, dokter akan memberi obat-obatan yang salah satunya adalah obat anti amoeba.

Obat ini harus diminum hingga habis walaupun baru 1-2 hari minum obat ini sakit perut melilitnya sudah mereda. 

"Sebab khawatirnya sakit perut melilit mereda bukan karena amoebanya sudah mati. Tapi amoebanya cuma pingsan. Kalau daya tahan tubuh lemah, bisa bangun lagi amoebanya," ucap dr Aditya.

Ketika amoba sudah mati dan sudah sembuh dari disentri amoeba, jangan lengah. Sebab kapan saja bisa terkena disentri amoeba lagi.

Agar tidak terkena disentri amoeba lagi, harus menjaga kebersihan diri, rajin mencuci tangan, dan kalau keluar rumah harus pakai alas kaki. Kemudian jangan makan dan minum sembarangan.

Takutnya makanan dan minuman itu kotor.

"Makanan dan minuman yang kotor juga bisa ada amoebanya. Kotornya makanan dan minuman itu banyak sebab. Salah satunya saat membuat atau memegang makanan dan minuman itu, tangan dalam keadaan kotor," ujar dr Aditya.

(Tribunlampung.co.id/Jelita Dini Kinanti)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved