Breaking News:

Universitas Lampung

LPPM Unila Paparkan Hasil Penelitian dalam Bentuk Market Place UnilaHub dan Mobil Listrik

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menggelar Pemaparan Hasil Penelitian Menuju Hilirisasi

ist
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menggelar Pemaparan Hasil Penelitian Menuju Hilirisasi dalam Bentuk Marketplace UnilaHub dan Mobil Listrik, di Ruang Rapat Senat, Jumat, 26 November 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menggelar Pemaparan Hasil Penelitian Menuju Hilirisasi dalam Bentuk Marketplace UnilaHub dan Mobil Listrik, di Ruang Rapat Senat, Jumat, 26 November 2021.

Kegiatan dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Heryandi, S.H., M.S., Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Dr. dr. Asep Sukohar, S.Ked., M.Kes., Wakil Rektor Bidang PKTIK Prof. Ir. Suharso, S.Si., Ph.D., Ketua LPPM Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., Sekretaris LPPM Rudy, S.H., LL.M., LL.D., beserta para wakil dekan dari semua fakultas di lingkungan kampus setempat.

Prof. Heryandi saat membuka kegiatan menyampaikan, hilirisasi hasil riset dilembagakan Unila di pusat studi yang bertugas untuk memasyarakatkan dan memasarkan sebagai bentuk hilirisasi seperti beras siger, piring daun, dan mobil listrik. Pemetaan kepakaran harus bisa dilakukan agar hilirisasi produk dapat menunjukkan kompetensi yang dimiliki para peneliti Unila.

Mobil listrik Universitas Lampung menjadi prioritas penelitian di kampus hijau Unila. “Pengembangan kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan menjadi fokus Unila dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat maupun industri,” ujarnya.

Sementara menurut Dr. Lusmeilia Afriani, hilirisasi penelitian bertujuan untuk mendukung upaya Universitas Lampung menuju PTN-BH. Pengembangan mobil listrik menjadi bukti nyata kemampuan teknologi Unila dan UnilaHub sebagai media pemasaran untuk hasil-hasil hilirisasi penelitiannya.

Pemaparan mengenai mobil listrik disampaikan Dosen Teknik Mesin Unila Martinus, S.T., M.Sc., selaku Ketua Tim Mobil Listrik Universitas Lampung yang beranggotakan tim lintas bidang Meizano Ardhi Muhammad (Teknik Informatika), Sri Ratna Sulistiyanti (Teknik Elektro), Akhmad Riszal (Teknik Mesin), Ahmad Yahya T.P. (Teknik Mesin), Ahmad Yonanda (Teknik Mesin), dan Gita Paramita Djausal (Administrasi Bisnis).

Salah satu keunggulan mobil listrik Unila adalah penggunaan green composite yang umumnya dinilai sebagai limbah oleh masyarakat. Penggunaan green composite membuat chasis mobil listrik menjadi ringan. Bahan green composite terdiri dari daun bambu dan rami. “Mobil Listrik Unila merupakan hasil riset yang panjang, hampir satu dekade,” ujar Martinus.

Kesederhanaan rancangan mobil listrik memungkinkan mobil listrik dibangun dalam waktu singkat. Melaui penyempurnaan proses produksi, sebuah mobil listrik dapat dibangun dalam rentang waktu kurang dari dua bulan. Spesifikasi mobil meliputi 3kW dengan torsi Nm, gear ratio 1:10 dan 1:20, dengan berat 400 kg, dan mampu menempuh kecepatan maksimum 45 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 100-150 km.

Tim saat ini tengah melakukan rencana riset dengan memanfaatkan green composite yang bisa digunakan selain untuk body, helm, kapal, dan sebagainya. Stasiun pengisian tenaga listrik, sepeda listrik, motor listrik, kendaraan otonomi (setir sendiri), kendaraan lingkungan terbatas seperti di rumah sakit (kursi roda listrik, brankar listrik) adalah beberapa riset yang direncanakan dalam roadmap penelitian mobil listrik ke depan.

Ardiansyah, Ketua Tim Peneliti UnilaHub Marketplace, menyampaikan, UnilaHub marketplace akan mendukung hilirisasi penelitian. Salah satu poin penting pada UnilaHub Marketplace adalah kemampuan untuk menilai Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT).

Beberapa produk istimewa yang bisa ditawarkan adalah GoPlate piring daun oleh Martinus, Beras Singkong oleh Subeki, Bibit Bebek Unggulan oleh Kusuma. UnilaHub memudahkan masyarakat atau pun DUDI (Dunia Usaha dan DUnia Industri) mengetahui hasil penelitian dan TKT.

UnilaHub Marketplace pada tahun 2022 rencananya mendapatkan funding pada tingkat nasional melalui kompetisi-kompetisi start-up di Indonesia. Tim UnilaHub Marketplace terdiri dari Ardiansyah, S.Kom., M.Kom., dan Aristoteles, S.Si., M.Si., dari FMIPA Ilmu Komputer Universitas Lampung.

Prof. Asep Sukohar menambahkan, inovasi mobil listrik harus terus dilakukan. “Rencananya kita akan gunakan kendaraan listrik khusus untuk setiap fakultas di lingkungan Universitas Lampung,” katanya.(*) 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved