Breaking News:

Tulangbawang

Rencana Libatkan Polri untuk Perekrutan Anggota, MUI Tuba Lampung Tunggu Arahan MUI Pusat

MUI Tulangbawang menunggu arahan dan petunjuk dari MUI Pusat maupun Provinsi terkait adanya pemikiran pelibatan petugas kepolisian.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Dedi Sutomo
Antaranews.com
Ilustrasi Logo Majelis Ulama Indonesia (MUI). Rencana Libatkan Polri untuk Perekrutan Anggota, MUI Tuba Lampung Tunggu Arahan MUI Pusat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tulangbawang belum mau berspekulasi terkait informasi yang menyebut bakal ada pelibatan aparat penegak hukum dalam proses rekrutmen anggota MUI.

Pelibatan aparat penegak hukum tersebut bertujuan agar informasi yang didapat dari calon anggota MUI bisa terlihat secara lengkap dengan track record yang mendalam.

Ketua MUI Tuba Ustadz Yantori mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dan petunjuk dari MUI Pusat maupun Provinsi terkait adanya pemikiran pelibatan petugas kepolisian pada proses rekrutmen anggota MUI.

"Sebenarnya ini belum menjadi wacana MUI Pusat yah, sebab jika ini sudah menjadi wacana maka ada rapat komisi tidak hanya satu komisi saja," terang Ustadz Yantori, Sabtu (27/11/2021).

Menurutnya, hal itu baru sebatas ide pemikiran dari Sekretaris di salah satu komisi dalam pengurus MUI Pusat.

Baca juga: MUI Lampung Sepakat Rekrutmen Anggota Libatkan Polri, Cegah MUI Disusupi Jaringan Radikalisme

Namun, dia menyebut, jika pun itu sudah menjadi suatu keputusan final dalam proses rekrutmen anggota MUI, maka wajib hukumnya seluruh pengurus MUI dari level Provinsi hingga Kabupaten mengikuti keputusan itu.

"Tentunya sebagai pengurus MUI di daerah apapun yang menjadi keputusan MUI Pusat kami akan ikuti," tandas Ustadz Yantori.

Dilansir dari Tribunnews, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengonfirmasi terkait belum adanya kriteria dan mekanisme yang pasti dalam prosedur perekrutan anggota.

Hal itu disampaikan Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) M Najih Arromadloni menyusul ditangkapnya anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ahmad Zain An-Najah terkait dugaan tindak pidana terorisme.

Kata Najih, tidak adanya prosedur perekrutan karena sejak awal berdiri, MUI merupakan wadah yang menghimpun maupun tempat bermusyawarahnya organisasi masyarakat (ormas) islam di Indonesia.

Baca juga: MUI Lampung Selatan Setuju Perekrutan Anggota MUI Libatkan Polri

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved