Badak Lampung FC

Ruddy Keltjes Buka Peluang Kembali Melatih Badak Lampung FC, Minta Manajemen Beri Dukungan Penuh

Ruddy William Keltjes mengungkapkan dirinya membuka peluang kepada manajemen untuk kembali bekerjasama melatih Laskar Saburai musim depan di Liga 3.

Editor: Dedi Sutomo
Dokumentasi
Ilustrasi Pelatih Badak Lampung FC Ruddy William Keltjes. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pelatih Ruddy William Keltjes mengungkapkan dirinya membuka peluang kepada manajemen untuk kembali bekerjasama melatih Laskar Saburai musim depan yang akan berlaga di Liga 3.

Namun, Ruddy Keltjes meminta dukungan penuh dari manajemen kepada dirinya untuk bisa merombak komposisi para pemain Laksar Saburai.

Ia ingin manajemen mendatangkan para pemain yang memiliki mentalitas dan karakter bermain yang mumpuni.

Seperti diketahui, Badak Lampung FC dipastikan terdegradasi ke Liga 3 pada musim depan.

Pada pertandingan terakhir di Grup B Liga 2, Laskar Saburai kembali harus menelan kekalahan kala menghadapi Perserang.

Baca juga: Terdegradasi, Manajemen Badak Lampung FC Lakukan Evaluasi, Coach Ruddy: Tim Tak Memiliki Winning

Badak Lampung FC kalah 0-1 menghadapi perserang yang berlangsung di Stadion Madya Senayan Jakarta, Selasa malam, (30/11/2021) kemarin

"Syaratnya manajemen harus memberi dukungan penuh untuk merombak komposisi susunan pemain saat ini dengan mendatangkan sejumlah pemain yang memiliki mentalitas dan karakter bermain mumpuni," kata Ruddy dikutip dalam Post Match Badak Lampung FC, Rabu (1/12/2021).

Dia juga turut mmengingatkan manajemen tim agar lebih selektif merekrut pemain sebagai amunisi mengarungi kompetisi liga.

Peringatan itu mengingat hasil buruk  Badak Lampung FC selama berlaga di Liga 2 2021.

Rudi menilai, rentetan hasil minor berujung terdegradasinya Badak Lampung ke Liga 3 musim depan tak lepas lantaran para pemain tak mampu bersikap profesional.

Baca juga: Badak Lampung FC Tutup Laga Akhir di Liga 2 2021, Kembali Telan Kekalahan 0-1 dari Perserang

Menurutnya, dalam mencari pemain manajemen jangan sembarangan, harus profesional.

“Anak-anak ini (pemain Badak Lampung) kurang mengerti profesional itu apa. Saya baru kali ini menangani tim cukup sulit, karena semua tingkah lakunya (pemain) suka-suka," ujar Ruddy William Keltjes.

Rudy melanjutkan, sejatinya pesepakbola profesional harus memiliki kedisiplinan, mental kuat, dan kesabaran.

"Bukan saya mau mencari-cari alasan karena terdegradasi, tapi memang faktanya seperti itu. Mudah-mudahan ke depannya memilih pemain lebih hati-hati, agar bisa lebih nyaman saat berkompetisi," jelas Ruddy William.

Mewakili pemain Badak Lampung FC, Jawwad Jazil El Wafa mengatakan, para punggawa sejatinya telah berjuang guna memberikan momen baik pada laga terakhir di Liga 2 2021.

Baca juga: Badak Lampung FC Terdegradasi, Ruddy Keltjes Buka Peluang Kembali Latih Laskar Saburai

Namun demikian, lagi-lagi 'Dewi Fortuna' tak berpihak kepada Badak Lampung FC, sehingga kembali harus menelan pil pahit atas Perserang.

Catatan itu, sekaligus memberikan 8 kekalahan, 1 kemengan, dan 1 hasil imbang dari total 10 pertandingan telah dimainkan.

"Kami punya banyak peluang. Hari ini kami telah bermain untuk memperjuangkan kemenangan, tapi apa mau dikata akhirnya kami kembali kalah," kata Wafa.

Kalah 0-1 Lawan Perserang di Laga Akhir Liga 2

Badak Lampung FC harus mengakhiri laga penyisihan di Grup B Liga 2 2021 dengan hasil negatif.

Badak Lampung FC menutup kiprah mereka di Liga 2 2021 dengan kekalahan tipis 0-1 atas Perserang.

Pertandingan kedua Tim digelar di Stadion Madya Senayan, Jakarta, pada Selasa 30 November 2021.

Gol kemenangan Laskar Singandaru dicetak oleh Fachri Ruzzaman pada menik ke-57.

Dengan hasil ini, Badak Lampung FC tak beranjak dari juru kunci di Grup B Liga 2 2021.

Badak Lampung FC main dengan nothing to lose mampu mendominasi dan menciptakan sejumlah peluang.

Namun, peluang yang tercipta dari kaki Januar Eka Ramadhan di babak pertama belum mampu membuahkan gol.

Justru selepas turun minum, Perserang langsung tancap gas. Hasilnya pada menit ke-57, Laskar Singandaru mampu mencetak gol lewat Fachri Ruzzaman.

Hingga berakhirnya pertandingan, tak ada lagi gol yang tercipta dari kedua tim. Badak Lampung FC harus mengakui keunggulan Perserang dengan skor 0-1.

Hasil ini menjadikan Badak Lampung FC menjadi juru kunci di Grup B dengan nilai 4 dari 10 pertandingan.

(Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved