Otomotif
Info Mobil, Perbedaan Oli Full Sintetis, Oli Semi Sintetis dan Oli Konvensional
Oi mobil sendiri memiliki beberapa tipe yang berbeda, seperti oli full sintetis, semi sintetis, dan oli konvensional.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Oli mobil merupakan cairan pelumas yang berfungsi untuk memaksimalkan kinerja mesin mobil agar lebih optimal.
Oi mobil sendiri memiliki beberapa tipe yang berbeda, seperti oli full sintetis, semi sintetis, dan oli konvensional.
Lalu apa perbedaan oli full synthetic, semi-sintetis, dan oli konvensional?
Berikut ini penjelasan dari Ahmad Jayadi, kepala mekanik Bengkel Dian Abadi Jaya, yang berlokasi di Jl. Kimaja Way Halim.
Oli mesin merupakan suatu cairan pelumas yang memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan penggunaan bahan bakar.
Selain itu, cairan pelumas ini juga berfungsi untuk memaksimalkan performa sesin mobil.
Menurut Ahmda Ahmad ada beberapa perbedaan mendasar antara oli full synthetic, semi-sintetis, dan oli konvensional.
1. Oli Konvensional
Oli konvensional merupakan oli yang memiliki ketahanan yang relatif rendah terhadap panas dan oksidasi.
"Oli Konvensional itu biasanya kurang tahan panas," ungkap Ahmad.
Baca juga: Info Mobil, Tips Memilih Oli Mobil untuk Menjaga Performa Kendaraan
"Harganya biasanya lebih murah, tapi resikonya lebih sering ganti," jelasnya
Oli ini rata-rata mampu berahan hingga mobil menempuh jarak sekitar 5.000 km.
Dengan begitu, pemilik mobil harus mengganti oli mobilnya lebih sering.
Namun, ahmad juga menjelaskan jika hal itu juga menyesuaikan dengan jenis dan usia kendaraan.
"Tapi itu tergantung jenis dan usia kendaraannya juga," ungkapnya.
2. Oli Full Sintetis
Oli full sintetis merupakan pelumas yang biasanya memiliki kualita yang lebih baik.
Oli Full Sintetis diklaim bisa bertahan hingga lebih dari 10.000 km dan sangat tahan terhadap panas dan oksidasi.
Selain itu, interval penggantian oli full sintetis juga lebih lama,
Dengan begitu, pemilik mobil tidak perlu terlalu sering membawa mobil ke bengkel.
"Oli sintetis biasanya lebih tahan panas, jadi lebih awet," kata Ahmad.
3. Oli Semi Sintetis
Oli semi sintetis merupakan gabungan dari oli konvensional dan oli full sintetis.
Jadi, jenis oli ini mengandung manfaat dari oli mineral dan oli sintetis.
"Oli semi sintetis itu bisa dikatakan jenis oli kualitas menengah,"
"Kualitas serta keawetannya juga tergantung cara pemakaian dan perawatan mobil itu sendiri," kata Ahmad.
Itulah penjelasan singkat mengenai perbedaan oli full sintetis, semi sintetis, dan oli konvensional.
( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/info-mobil-perbedaan-oli-full-sintetis-oli-semi-sintetis-dan-oli-konvensional.jpg)