Otomotif

Info Mobil, Tips Memilih Oli Mobil yang Tepat serta Perbedaan Jenis Oli

Oli menjadi hal penting bagi kendaraan. Oli dapat menjaga performa mobil agar tetap baik. Beriku tips memilih oli yang tepat untuk mobil.

Editor: Dedi Sutomo
Kompas.com
Ilustrasi Penggantian Oli Mesin Mobil - Info Mobil, Tips Memilih Oli Mobil yang Tepat serta Perbedaan Jenis Oli. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Oli menjadi hal penting bagi kendaraan. Oli dapat menjaga performa mobil agar tetap baik.

Untuk itu sangatlah penting memilih oli yang tetap untuk mobil yang dimiliki. Pilihan oli yang kurang tepat, akan dapat mempengaruhi performa mobil.

Pasalnya, oli mesin memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan penggunaan bahan bakar.

Berikut ini Tribunlampung.co.id berikan tips memilih oli mobil mesin yang harus anda perhatikan.

Oli mobil merupakan cairan pelumas yang berfungsi untuk memaksimalkan mesin mobil bekerja lebih optimal.

Baca juga: Info Mobil Terkini, Mengenal Tipe Oli Mesin untuk Mobil Kesayangan

Selain itu, cairan pelumas ini juga berfungsi untuk memaksimalkan performa sesin mobil.

Menurut Menurut Ahmad Jayadi, kepala mekanik Bemgkel Dian Abadi Jaya, yang berlokasi di Jl. Kimaja Way Halim, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih oli mobil.

"Yang pertama harus diperhatikan adalah kekentalan oli," ungkap Ahmad.

Tingkat kekentalan oli mobil itu sendiri sering disebut dengan istilah viskositas.

Kekentalan atau viskositas oli mobil adalah hal yang menentukan seberapa cepat oli mengalir dan melindungi mesin.

Baca juga: Info Mobil, Perbedaan Oli Full Sintetis, Oli Semi Sintetis dan Oli Konvensional

Viskositas yang terlalu tinggi akan mengakibatkan mesin menjadi kurang responsif, begitu juga sebaliknya.

Selain itu, Ahmad juga mengatakan jika pilihan tipe oli sangat menentukan performa mobil.

"Tipe oli yang dipilih juga berpengaruh terhadap performa mobil," kata Ahmad

"Ada oli Konvensional, ada yang full sintetis, ada juga yang semi sintetis,"

"Yang bagus itu yang full sintetis, tapi itu juga menyesuaikan jenis mobil," imbuhnya.

Ia pun menyarankan agar pemilik mobil harus memahami dan mencari informasi mengenai kendaraan miliknya.

Selain itu, Ahmad menyarankan agar pemilik mobil membeli oli mobil yang sudah bersertifikasi.

Pasalnya, hal itu juga cukup menentukan tingkat keawetan oli mobil itu sendiri.

Namun, menurut Ahmad pemilik mobil juga tetap harus melakukan pengecekan secara berkala terhadap mobil miliknya.

"Bagusnya oli yang sudah bersrertifikat biar lebih awet," kata Ahmad

"Tapi yang namanya mesin tetap harus dicek secara berkala," jelasnya.

Beda Oli Full Sintetis, Semi Sintetis dan Kovensional

Oli mobil sendiri memiliki beberapa tipe yang berbeda, seperti oli full sintetis, semi sintetis, dan oli konvensional.

Lalu apa perbedaan oli full synthetic, semi-sintetis, dan oli konvensional?

Berikut ini penjelasan dari Ahmad Jayadi, kepala mekanik Bengkel Dian Abadi Jaya, yang berlokasi di Jl. Kimaja Way Halim.

Oli mesin merupakan suatu cairan pelumas yang memiliki kemampuan untuk mengoptimalkan penggunaan bahan bakar.

Selain itu, cairan pelumas ini juga berfungsi untuk memaksimalkan performa sesin mobil.

Menurut Ahmda Ahmad ada beberapa perbedaan mendasar antara oli full synthetic, semi-sintetis, dan oli konvensional.

1. Oli Konvensional

Oli konvensional merupakan oli yang memiliki ketahanan yang relatif rendah terhadap panas dan oksidasi.

"Oli Konvensional itu biasanya kurang tahan panas," ungkap Ahmad.

"Harganya biasanya lebih murah, tapi resikonya lebih sering ganti," jelasnya

Oli ini rata-rata mampu berahan hingga mobil menempuh jarak sekitar 5.000 km.

Dengan begitu, pemilik mobil harus mengganti oli mobilnya lebih sering.

Namun, ahmad juga menjelaskan jika hal itu juga menyesuaikan dengan jenis dan usia kendaraan.

"Tapi itu tergantung jenis dan usia kendaraannya juga," ungkapnya.

2. Oli Full Sintetis

Oli full sintetis merupakan pelumas yang biasanya memiliki kualita yang lebih baik.

Oli Full Sintetis diklaim bisa bertahan hingga lebih dari 10.000 km dan sangat tahan terhadap panas dan oksidasi.

Selain itu, interval penggantian oli full sintetis juga lebih lama,

Dengan begitu, pemilik mobil tidak perlu terlalu sering membawa mobil ke bengkel.

"Oli sintetis biasanya lebih tahan panas, jadi lebih awet," kata Ahmad.

3. Oli Semi Sintetis

Oli semi sintetis merupakan gabungan dari oli konvensional dan oli full sintetis.

Jadi, jenis oli ini mengandung manfaat dari oli mineral dan oli sintetis.

"Oli semi sintetis itu bisa dikatakan jenis oli kualitas menengah,"

"Kualitas serta keawetannya juga tergantung cara pemakaian dan perawatan mobil itu sendiri," kata Ahmad.

Itulah penjelasan singkat mengenai perbedaan oli full sintetis, semi sintetis, dan oli konvensional. 

( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved