Breaking News:

Metro

Pemkot Metro Lampung Terapkan PPKM Level 2 saat Nataru

Pemkot Metro akan menerapkan pemberlakukan PPKM level 2 pada Nataru. PPKM level 2 menyusul naiknya status dan batalnya PPKM level 3.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / V Soma
Ilustrasi. Pemkot Metro akan menerapkan pemberlakukan PPKM level 2 pada Nataru. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo mengatakan, PPKM level 2 menyusul naiknya status dan batalnya PPKM level 3, dan sesuai Intruksi Wali Kota 24/INS-LL-01/2021 tentang pengendalian Covid-19 di wilayah setempat.

"Jadi sejak dibatalkannya PPKM level 3 pada liburan Natal dan Tahun Baru, maka Pemkot Metro kembali pada statusnya. Nah, untuk saat ini PPKM Metro pada level 2. Kita pakai Intruksi yang sebelumnya, kan sudah pernah," tukasnya, Rabu (8/12/2021).

Sementara Wali Kota Wahdi menyampaikan, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 63 tahun 2021, dimana Kota Metro mengalami kenaikan level PPKM ke level 2.

"Satu kasus mempengaruhi karena tidak dilakukan tindak lanjut. Dimana pasien ini melakukan pemeriksaan di Jakarta dan terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 1 Desember 2021. Maka itu kita harus selalu menjaga protokol kesehatan sebaik-baiknya," tukasnya.

Baca juga: Dosen FIKOM UM Metro dan Satlantas Polres Metro Gelar Pelatihan Cegah Kerumunan Saat Antrian

Dijelaskannya, ujung tombak mulai dari tingkat RT harus bekerjasama yang baik dengan Forkopimda dan mengaktifkan kembali tim monitoring dan evaluasi (monev) baik tingkat kecamatan maupun kelurahan. 

"Dengan adanya kenaikan ini tentu ada sejumlah pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat. Camat dan Lurah untuk membantu terutama dalam pengumpulan data warga Kota Metro yang belum melakukan vaksin maupun yang sudah vaksin dosis 1 tapi belum melakukan vaksin dosis 2," imbuhnya.

Ia menambahkan, agar RT/RW untuk melakukan pendataan pada tingkat rumah tangga, yang belum vaksin.

Data sangat dibutuhkan untuk jajaran TNI maupun Polri sesuai dengan rekomendasi Ombudsman.

Dimana Metro akan menyediakan vaksin sesuai dengan kebutuhan. ( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjutak ) 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved