Breaking News:

ADVERTORIAL

Lewat Foodtruck PLN, Menteri BUMN Jamin Kebutuhan Dasar Pengungsi Erupsi Gunung Semeru

PLN juga bergerak cepat menyediakan dapur umum melalui foodtruck PLN untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi para masyarakat yang terdampak.

Dok PLN
PLN menyediakan dapur umum melalui foodtruck untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi para pengungsi korban erupsi Gunung Semeru. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - PT PLN (Persero) bergegas memulihkan kelistrikan di wilayah terdampak pasca erupsi Gunung Semeru.

Hingga Jumat (10/12), 100 persen sistem kelistrikan di wilayah Lumajang telah pulih.

PLN juga bergerak cepat menyediakan dapur umum melalui foodtruck PLN untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi para masyarakat yang terdampak.

Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi gerak cepat PLN dalam membantu para pengungsi.

Baca juga: Kisah Ibu Hamil 9 Bulan Lari Belasan Kilometer Selamatkan Diri dari Erupsi Gunung Semeru

Ia berharap keberadaan foodtruck dan posko bencana PLN mampu meringankan kebutuhan para pengungsi.

Dalam kunjungannya ke Lumajang, Erick menyempatkan untuk menyapa chef yang bertugas untuk menyediakan makanan bagi masyarakat sekitar dan turut ikut menjajal memasak di dalam foodtruck.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi menjelaskan, gerak cepat PLN pascaerupsi Gunung Semeru tak hanya dalam pemulihan kelistrikan.

PLN memberikan bantuan dapur umum melalui 2 unit foodtruck yang memproduksi total 2.500 porsi per hari untuk menyuplai kebutuhan makan pengungsi dan relawan di Desa Candipuro dan Desa Penanggal (relokasi dari Desa Supiturang) Lumajang.

"Kebutuhan makanan siap saji adalah hal pokok yang pasti diperlukan oleh pengungsi. Karena saat terjadi bencana tidak semua orang dapat memasak sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarganya," ujar Agung.

Agung juga mengatakan, PLN juga memberikan bantuan logistik dan tunai kepada masyarakat langsung maupun melalui Pemerintah Kabupaten Lumajang dengan total bantuan senilai Rp 1,2 miliar.

"Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban saudara kita yang terdampak musibah bencana Gunung Semeru," pungkas Agung.

Hingga Jumat (10/12), sebanyak 112 trafo PLN yang terdampak erupsi sudah kembali pulih.

Sebanyak 29.908 pelanggan yang terdampak sehingga tak teraliri listrik juga sudah pulih.

Tersisa 615 pelanggan yang belum menyala dikarenakan zona belum aman, rumah-rumah rusak dan penghuni masih di lokasi evakuasi. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved