Lawan Covid19

Imbauan Pemerintah Bagi Masyarakat yang Melakukan Mobilitas Pada Saat Nataru

Imbauan pemerintah bagi masyarakat yang melakukan mobilitas pada saat Nataru, agar tetap memerhatikan aturan pengetatan.

Kanal YouTube Kominfo TV
Ilustrasi Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kominfo Dedy Permadi. Imbauan pemerintah bagi masyarakat yang melakukan mobilitas pada saat Nataru, agar tetap memerhatikan aturan pengetatan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA -- Imbauan pemerintah bagi masyarakat yang melakukan mobilitas pada saat Nataru, agar tetap memerhatikan aturan pengetatan.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kominfo Dedy Permadi.

Dedy mengatakan, berkaca dari pengalaman libur panjang beberapa waktu terakhir, lemahnya penerapan protokol kesehatan dan juga lonjakan mobilitas warga menjadi satu di antara pemicu paparan terhadap virus Covid-19.

Terlebih, menjelang hari raya Natal serta tahun baru ini, potensi kerumunan yang menyebabkan penyebaran Covid-19 mungkin saja bisa terjadi.

Maka, Dedy mengatakan, pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan aturan yang ada selama periode Natal dan tahun baru ini.

Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut Masyarakat Cenderung Abai Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Hal itu disampaikan Dedy saat konferensi pers Menolak Hoaks Covid-19 #IndonesiaBisa yang disiarkan kanal YouYube Kominfo TV, Kamis (16/12/2021).

"Menjelang periode hari raya Natal pemerintah kembali meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Indonesia."

"Bagi masyarakat yang akan melakukan mobilitas, pemerintah mengimbau agar masyarakat memperhatikan aturan pengetatan perjalanan yang telah ditetapkan," kata Dedy.

Dedy juga mengimbau kepada Pemda untuk melaksanakan penetapan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat yang berpotensi menyebabkan kerumunan.

Misalnya, gereja hingga tempat wisata lokal.

Baca juga: Situasi Covid-19 di Indonesia Terjadi Penurunan Kasus Baru Mingguan Sebesar 17 Persen

"Menjelang hari raya Natal seperti gereja atau tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah Natal tempat perbelanjaan dan tempat wisata lokal," terang Dedy.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved