Lawan Covid19

Satgas Covid-19 Sebut Masyarakat Cenderung Abai Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan di tempat wisata tergolong rendah.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 - Sonny Harry B Harmadi. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan di tempat wisata tergolong rendah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA -- Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan di tempat wisata tergolong rendah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi.

Menurut Sonny, masyarakat cenderung mengabaikan protokol kesehatan saat sedang berwisata

"Ada beberapa tempat juga yang tingkat kepatuhan protokol kesehatannya termasuk paling rendah."

"Terutama adalah tempat-tempat wisata. Nah itu yang menjadi PR."

Baca juga: Situasi Covid-19 di Indonesia Terjadi Penurunan Kasus Baru Mingguan Sebesar 17 Persen

"Pada saat orang berwisata mereka kadang lupa, kadang abai," ujar Sonny dalam webinar Dialog Produktif Kamis: Sambut Tahun Baru dengan Liburan Gaya Baru, Kamis (16/12/2021).

Sonny meminta agar tempat wisata membentuk satgas institusi dan satgas prokes.

Tugas dari satgas ini, menurut Sonny, untuk mengedukasi serta mengawasi masyarakat yang berwisata agar patuh terhadap protokol kesehatan.

"Sebaiknya menyiapkan Satgas institusi, satgas prokes yang tugasnya mengedukasi sekaligus melakukan pengawasan terhadap kepatuhan," ucap Sonny.

Menurut Sonny, langkah ini perlu dilakukan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: Pemkot Metro Tegaskan Belum Ada Warganya Terjangkit Virus Covid-19 Varian Omicorn

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19, terdapat 32 kabupaten kota di Indonesia dengan kepatuhan memakai masker kurang dari 60 persen.

Sekitar 60-an kabupaten kota kepatuhan memakai maskernya kurang dari 75 persen.

Sementara 75 kabupaten kota di Indonesia kepatuhan menjaga jaraknya kurang dari 75 persen.

"Kalau kita perhatikan memang banyak sekali ini terjadi di Sumatera. Kemudian di Jawa juga ada beberapa kabupaten kota," kata Sonny.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved