Bandar Lampung
85 Persen Warga Bandar Lampung Sudah Divaksin Covid-19
Dengan capaian tersebut, penerima vaksinasi Covid-19 di Bandar Lampung telah mencapai 85,22 persen dari target.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 745.942 warga Bandar Lampung telah menjalani vaksinasi Covid-19.
Angka tersebut merupakan jumlah penerima vaksinasi untuk dosis pertama.
Dengan capaian tersebut, penerima vaksinasi Covid-19 di Bandar Lampung telah mencapai 85,22 persen dari target.
Data tersebut didapat dari publikasi vaksin.kemkes.go.id yang dilansir Tribunlampung.co.id. Jumat (17/12/2021) siang.
Baca juga: BIN Selenggarakan Vaksinasi di Pringsewu Lampung, Sediakan 500 Dosis
"Penerima vaksinasi dosis kedua di Bandar Lampung ialah sebanyak 604.255 orang atau telah mencapai 69,04 persen dari target yang ditetapkan," tulis keterangan pada laman tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Desti Mega Putri mengatakan, percepatan vaksinasi akan dikebut dengan menyasar masyarakat umum di ruang-ruang publik.
Seperti yang dilakukan di posko pengetatan perbatasan Bandar Lampung dan ruas-ruas jalan raya.
"Seperti vaksinasi di lampu merah, ini sebenarnya sudah dilakukan beberapa kali seperti di Jalan A Yani, lalu berpindah di ruas jalan lainnya seperti di jalan dekat Masjid Al Furqon," kata dia.
Khusus untuk vaksinasi yang dilakukan di ruas jalan raya, pihaknya melalui tenaga kesehatan puskesmas dibantu dengan personel Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung terlebih dahulu melakukan pengecekan sertifikat vaksin pengendara.
Jika tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin, maka pengendara kemudian akan diarahkan untuk melakukan vaksinasi Covid-19 di tempat yang telah disediakan.
Tindakan ini tidak bersifat memaksa.
Namun, pemerintah setempat berharap masyarakat bisa bersikap koorperatif.
"Selain pengguna jalan yang diberhentikan, masyarakat sekitar juga bisa datang," ucapnya.
Ia mengklaim, pelaksanaan vaksinasi di jalan raya dinilai cukup efektif.
"Vaksinasi itu dilakukan secara berpindah-pindah sesuai dengan koordinasi dengan kepolisian," kata Desti.