Breaking News:

Muktamar NU

Muktamar NU 2021, Wapres Ma'ruf Amin Minta Ketua PBNU Terpilih Nantinya Bisa Menyelesaikan Masalah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kepada Ketua PBNU yang nantinya terpilih nantinya untuk lima tahun kedepan, dapat menyelesaikan masalah (fakih). 

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Wapres Ma'ruf Amin saat menyampaikan konferensi persnya di Hotel Radisson, Bandar Lampung pada Rabu (22/12/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta kepada Ketua PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) yang nantinya terpilih nantinya untuk lima tahun kedepan, dapat menyelesaikan masalah (fakih). 

Karena dirinya dulu pernah sebagai Rais Aam pada muktamar di Jombang, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Wapres Ma’ruf Amin saat menyampaikan konferensi persnya di Hotel Radisson, Rabu (22/12/2021).

“Ada beberapa kriteria yang harus dilewati oleh calon ketua PBNU,” kata Ma’ruf Amin.

Selain fakih, seorang calon Ketua PBNU itu harus tahu organisasi, harus bisa menjadi seorang motor pergerakan ulama dalam mengislah dan jangan sampai digerakan.

Baca juga: Muktamar NU 2021, Sidang Pleno I dan II Digelar di UIN Raden Intan Lampung

Tetapi, semua keputusan itu diserahkan kepada muktamirin dan mereka yang tahu pemenangnya. 

Diakui oleh Ma’ruf Amin,  Rois Aam bukan sekedar posisi di organisasi. Tapi harus memiliki posisi central. 

Terpenting itu Ketua PBNU terpilih harus bisa menjalankan program yang telah dirancang.

Terbaru, ada dua calon kuat untuk menduduki kursi ketua umum PBNU pada Muktamar ke-34 NU di Lampung.

Yakni, KH Said Aqil Siradjyang merupakan petahana. Lalu Yahya Cholil Staquf atau dikenal Gus Yahya.

Baca juga: Muktamar NU 2021, Presiden Jokowi Sebut Metaverse saat Pembukaan Muktamar NU

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved