Breaking News:

Universitas Lampung

Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa Gandeng MA dan Kemenhan Kerja Sama Pengembangan Hukum

Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) yang beranggotakan 50 rektor seluruh Indonesia melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU

ist
Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) yang beranggotakan 50 rektor seluruh Indonesia melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Mahkamah Agung (MA) RI, Kemenhan RI, dan tujuh perguruan tinggi di Indonesia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) yang beranggotakan 50 rektor seluruh Indonesia melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Mahkamah Agung (MA) RI, Kemenhan RI, dan tujuh perguruan tinggi di Indonesia.

Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan Sarasehan Nasional FRPKB, di Gedung Student Center, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila), Kamis, 23 Desember 2021. Acara ini disaksikan oleh 1.000-an peserta yang hadir secara virtual via Zoom dan Youtube.

Penandatanganan MoU antara FRPKB dan MA RI dalam bidang penelitian dan pengembangan hukum ini dilakukan Prof. Dr. Karomani, M.Si., sebagai Ketua FRPKB dan Prof. Dr. Hasbi Hasan, S.H., M.H., selaku Sekretaris Mahkamah Agung.

Penandatanganan MoU juga dilakukan dengan tujuh perguruan tinggi yaitu Universitas Malahayati, Politeknik Negeri Lampung, Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Universitas Palangkaraya, Universitas Siliwangi, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Gadjah Mada.

Sementara penandatanganan PKS dilakukan antara FRPKB dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Penguatan Karakter Bangsa dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA RI yang diwakili Dr. Zarof Ricar, S.H., S.Sos., M.Hum., selaku Kepala Balitbang.

Selanjutnya penandatanganan PKS dilakukan FRPKB dan Kemenhan RI yang diwakili Brigadir Jendral TNI Dr. Jubei Levianto dari Direktorat Bela Negara Dirjen Potensi Pertahanan Kemenhan.

Prof. Karomani mengungkapkan, penandatanganan yang dilakukan sejalan dengan konsep Kampus Merdeka – Merdeka Belajar (MBKM). Dirinya berharap, MoU dan PKS dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan masing-masing universitas untuk mengoptimalkan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan program MBKM.

“Kita berharap MoU ini bukan sekadar MoU kosong, tetapi betul-betul ditindaklanjuti hingga manfaatnya terasa oleh kita semua,” ujar Rektor Universitas Lampung (Unila) ini.

Selain penandatanganan, agenda sarasehan diisi dengan penyerahan naskah perjanjian kerja sama oleh Sekretaris FRPKB Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum., kepada 35 universitas yang tergabung dalam FRPKB.

Kegiatan dilanjutkan pemaparan materi, diskusi, dan usul gagasan terkait pengembangan karakter bangsa, khususnya di kalangan generasi muda.

Dalam sesi ini hadir secara daring Menko Perekonomian Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU., Menteri Badan Usaha Milik Negara RI Erick Thohir, B.A., M.B.A., dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kemendes PDTT Bito Wikantosa, S.S., M.Hum.

Tokoh lainnya yang hadir secara langsung yakni Direktur Wahid Institut Yenni Wahid, M.B.A., dan Pimpinan KPK RI Dr. Nurul Gufron, S.H., M.H. (*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved