Breaking News:

Tanggamus

Polres Tanggamus Lampung Amankan 2 Truk Berisi 136 Batang Sonokeling Hasil Pembalakan Liar

Polsek Pulau Panggung dan Polres Tanggamus mengamankan 136 batang kayu sonokeling diduga hasil pembalakan liar di wilayah Kecamatan Air Naningan.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Hanif Mustafa
Dok Polres Tanggamus
Pengamanan sementara kayu sonokeling yang diduga hasil pembalakan liar di Kec. Air Naningan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS -- Polsek Pulau Panggung dan Polres Tanggamus mengamankan 136 batang kayu sonokeling diduga hasil pembalakan liar di wilayah Kecamatan Air Naningan. 

Menurut Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, ratusan batang kayu tersebut diamankan mulanya dari informasi masyarakat, ada satu unit mobil truk Mitsubishi warna kuning nopol BG 8611 TB terguling.

Lokasi kejadian di jalan Dusun Lubuk Gajah, Pekon Sinar Jawa, Kec. Air Naningan, dan truk bermuatan kayu sonokeling

"Di truk itu ada 76 batang kayu sonokeling berupa potongan kayu gelondongan yang diamankan Selasa (28/12) lalu pukul 10.00 WIB," kata Satya, Rabu (29/12/2021).

Ia menambahkan, saat mengevakuasi kayu sonokeling dari lokasi pertama, pihaknya kembali mendapatkan informasi masyarakat tepatnya pukul 12.00 WIB bahwa ada truk lain telah melintas juga membawa kayu sonokeling. 

Baca juga: CPNS Lampung, 19 Formasi di Tanggamus Kosong

Setelah dilakukan pengejaran dan teridentifikasi truk warna kuning berplat BE 8135 TG, lalu dibuntuti hingga penghadangan di depan kantor Polsek Pulau Panggung yang dipimpin Kapolsek Inspektur Satu Musakir.

Lantas truk tersebut diperiksa dan ada kaitannya dengan truk yang terguling di Pekon Sinar Jawa, Kec. Air Naningan. Dari truk ini diamankan 66 barang atau 2,5 kubik kayu sonokeling

"Untuk mobil kedua dilakukan pengejaran sejak Kecamatan Air Naningan dan penghadangan di depan Polsek Pulau Panggung," terang Satya. 

Selanjutnya polisi meminta keterangan saksi-saksi, mengamankan sementara barang bukti kayu ke Polsek Pulau Panggung dua pengemudi serta dua pembeli kayu untuk dimintai keterangan. 

Satya menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara, para pembeli mengantongi sejumlah surat-surat keterangan kepemilikan kayu dan kepemilikan tanah dari tingkat pekon. 

Baca juga: Komplotan Pencuri Gasak Kopi Sachet hingga Lemari Es di Tanggamus

Namun dari surat-surat tersebut akan dilakukan pendalaman. Dan untuk penyelidikan selanjutnya Polres Tanggamus akan bekerjasama dengan BKSDA dan KPH, Dinas Kehutanan Lampung

"Upaya yang akan kita lakukan, diantaranya mengecek lokasi tunggul dengan berkordinasi dgn BKSDA maupun BPKH Provinsi Lampung," kata Satya. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved