Breaking News:

Tanggamus

Satnarkoba Polres Tanggamus Lampung Tangkap 2 Pengedar Sabu di Kota Agung Timur

Satnarkoba Polres Tanggamus menangkap dua pelaku pengedar narkoba jenis sabu di Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur. 

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Hanif Mustafa
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi - Satnarkoba Polres Tanggamus menangkap dua pelaku pengedar narkoba jenis sabu di Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS -- Satnarkoba Polres Tanggamus menangkap dua pelaku pengedar narkoba jenis sabu di Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kota Agung Timur. 

Menurut Kasat Narkoba Polres Tanggamus Inspektur Satu Deddy Wahyudi, kedua tersangka berinisial TO (24) dan YO (27). Keduanya adalah warga pekon setempat. 

"Keduanya ditangkap dari hasil informasi masyarakat adanya rumah yang dijadikan untuk tempat peredaran narkoba, lalu dilakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap para pelaku," ujar Deddy mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, Rabu (5/1/2022)

Ia mengaku, keduanya ditangkap tanpa perlawanan dan didapati berbagai barang bukti yang mendukung keterlibatan mereka dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

"Penangkapan keduanya hampir bersamaan. Mulanya ditangkap YO yang diduga sebagai bandar narkoba," ucapnya.

Baca juga: Tembus Rekor, Harga Cabai Rawit di Tanggamus Lampung Rp 70 Ribu per Kg

Lanjutnya, dari YO barang bukti yang didapat berupa satu buah plastik klip berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 0,37 gram. Dua alat isap sabu, satu plastik klip kosong bekas kemasan sabu, 

Lalu dua buah kaca pirek, tiga buah sedotan plastik yang sudah dimodifikasi, satu buah timbangan elektrik, dua unit ponsel. 

"Kemudian dilakukan pengembangan dan 15 menit kemudian tertangkaplah TO. Tersangka ini masih terkait dengan tersangka sebelumnya," tegasnya.

Dari tangan TO, polisi mengamankan barang bukti delapan plastik klip bekas kemasan sabu, satu alat isap sabu, satu buah sedotan plastik, satu unit ponsel.

Hasil penangkapan terhadap kedua tersangka masih dikembangkan untuk mengetahui lebih banyak lagi pelaku yang terlibat peredaran narkoba bersama mereka.

Baca juga: Overtarget, Vaksinasi Covid-19 di Tanggamus Capai 72 Persen

Dan untuk TO dan YO, dijerat pasal 114 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved