Breaking News:

Lampung Barat

Tanah Longsor di Lampung Barat, Rumah dan Musala Tertimbun

Selain itu, sebuah musala di Pemangku Sidorejo juga ikut tertimbun material longsor hingga mengalami rusak berat atau hilang.

Dok BPBD Lampung Barat
Tanah longsor mengakibatkan sejumlah rumah warga dan musala di Pemangku Bandar Teladan dan Pemangku Sidorejo, Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat mengalami kerusakan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Sejumlah rumah warga di Pemangku Bandar Teladan dan Pemangku Sidorejo, Pekon Bandar Agung, Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat rusak tertimbun longsor.

Bahkan, sebuah musala juga turut terkena longsoran.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/1/2022) sekira pukul 17.00 WIB.

"Akibat kejadian longsor tersebut, dua rumah milik Aan Rianto dan Yudi Yanto di Pemangku Bandar Teladan rusak berat atau hilang tertimbun material longsor," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat Maidar, Jumat (7/1/2022).

Baca juga: Delapan Rumah Warga di Tanggamus Lampung Diterjang Longsor

"Di Pemangku Sidorejo dua rumah warga milik Wagiono dan Asroni mengalami rusak sedang," tambahnya.

Tanah longsor mengakibatkan sejumlah rumah warga dan musala di Pemangku Bandar Teladan dan Pemangku Sidorejo, Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat mengalami kerusakan.
Tanah longsor mengakibatkan sejumlah rumah warga dan musala di Pemangku Bandar Teladan dan Pemangku Sidorejo, Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat mengalami kerusakan. (Dok BPBD Lampung Barat)

Selain itu, sebuah musala di Pemangku Sidorejo juga ikut tertimbun material longsor hingga mengalami rusak berat atau hilang.

"Longsor juga mengakibatkan jalan penghubung dari pemangku menuju Permas Natarang Mining terputus," ungkap dia.

Dari hasil pemantauan petugas, ada lima titik longsor berat.

Saat ini, terus Maidar, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menangani bencana longsor tersebut.

"BPBD Lampung Barat beserta pihak kecamatan dan babinsa telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk menurunkan alat berat. Hingga saat ini terdapat 1 alat berat yang diturunkan," terang Maidar.

"Pemkab akan segera melakukan bantuan tentunya untuk meringankan warga yang terkena musibah," sambungnya.

Mengenai kerugian akibat longsor tersebut, ia belum dapat memastikan.

"Saat ini sedang dilakukan penghitungan atas kerugian dan kerusakannya," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved