Breaking News:

Bandar Lampung

Proses Kartu Nikah Digital Terkendala Sinyal, Kemenag Lampung: Sangat Mempengaruhi Pelayanan

Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung mengakui adanya kendala sinyal untuk proses kartu nikah digital pada 225 Kantor Urusan Agama (KUA).

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Hanif Mustafa
tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung Juanda Naim (kanan) bersama Jamaluddin, Kebid Urusan Agama Islam Kemenag Provinsi Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung mengakui adanya kendala sinyal untuk proses kartu nikah digital pada 225 Kantor Urusan Agama (KUA) di bumi ruwai jurai.

Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung Juanda Naim mengungkapkan kendala ini berlangsung sejak dari bulan Agustus 2021.

"Sejak kartu nikah digital ini diberlakukan secara nasional, dan memang hambatannya itu terkendala jaringan," ungkapnya, Minggu (9/1/2022). 

Lanjutnya, ratusan KUA tersebut tersebar di seluruh pelosok Provinsi Lampung Lampung dengan kondisi jaringan di setiap daerah itu berbeda-beda.

"Dengan gangguan jaringan itu sangat mempengaruhi dari pada pelayanan keagamaan. SDM atau yang melakukan pencatatan secara digital itu yakni penghulu dan itu berdasarkan surat edaran Dirjen tapi pembantu penghulu tidak boleh," beber Juanda.

Baca juga: CPNS Lampung 2021, Ratusan Peserta SKD CPNS Kemenag Lampung Tidak Hadir 

Apalagi, kata Juanda, penghulu di Lampung ini masih terbatas, di mana tiap KUA hanya ada 1 orang penghulu yang merupakan kepala KUA

"Tranformasi layanan umat dengan tagline didorong dan dikembangkan program ini supaya dirasakan masyarakat," kata Juanda

Juanda mengaku pihaknya juga sudah mengusulkan kepada Dirjen Binmas Islam Kemenag Prof Komarudin Amin bagi penyuluh agama berstatus PNS yang ada di KUA bisa ikut melayani pencatatan nikah digital. 

"Sekarang ini memang sedang digodok usulan tersebut dengan harapan penyuluh agama PNS bisa meringankan penghulu di Provinsi Lampung," paparnya.

Disinggung soal biaya kartu nikah digital, Juanda menyebitkan jika pembiayaan untuk proses pencatatan pernikahan saat jam kerja tidak dikenakan biaya atau nol rupiah.

Baca juga: Kanwil Kemenag Lampung Tunggu Juknis Umrah

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved