Breaking News:

Bandar Lampung

Bank Indonesia Lampung Akan Helat ‘Bangga Buatan Indonesia’

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung akan menghelat acara Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada 2022.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Budiharto Setyawan foto bersama dengan tim Tribun Lampung di KPw BI Provinsi Lampung, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung akan menghelat acara Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada 2022.

Acara ini untuk memfasilitasi usaha mikro kecil menengah (UMKM), sekaligus mendorong masyarakat agar bangga membeli dan menggunakan produk buatan Indonesia.

Rencana itu terungkap dalam dialog saat kunjungan silaturahmi Tribun Lampung dengan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung Budiharto Setyawan dan jajaran di kantor BI Lampung, Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Rabu (12/1).

Budiharto didampingi Kepala Unit Kehumasan Dyah Etika WS dan Staf Humas As Shaumi Gahara.

Sementara dari Tribun, hadir Pemimpin Umum Hadi Prayogo, Pemimpin Perusahaan Erniwaty Madjaga, dan para manajer.

Budiharto mengungkapkan BBI merupakan agenda rutin Kementerian Perindustrian.

“Pada tahun ini, acara Bangga Buatan Indonesia akan dilaksanakan di Lampung. Kami, Kantor Perwakilan BI Lampung, akan menjadi host untuk penyelenggaraan acara ini,” katanya.

Dalam acara BBI, jelas Budiharto, UMKM-UMKM lokal akan diberi ruang untuk memamerkan dan memasarkan produknya.

“Kita berharap UMKM-UMKM khususnya dari Lampung semakin dikenal oleh masyarakat,” ujarnya.

Acara Bangga Buatan Indonesia diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada 14 Mei 2020.

Karena bertepatan masa pandemi Covid-19, para pelaku UMKM juga didorong untuk mengembangkan diri dan beradaptasi dengan dunia digital.

Pemimpin Umum Tribun Lampung Hadi Prayogo menjelaskan, di era teknologi informasi yang berkembang pesat, ditambah pandemi Covid-19 yang memacu untuk melek teknologi, setiap pihak mau tidak mau harus bertranformasi ke dunia digital.

“Kolaborasi dan sinergi antarpihak juga menjadi penting untuk bisa bangkit dan tumbuh bersama setelah terdampak pandemi dua tahun ini,” katanya. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved